Tugas sipnotik tafsiran PL Roma s/d Filipi

Nama               : Nesti Nurani Gulo

Semester          : 4 (empat)

Tugas               : Ke-3

M.k                  : Sipnotik (Tafsiran PB Roma/Filipi)

Nilai                 : 95

Iman +Perbuatan = Kasih

Iman pada dasarnya mati kalau tidak ada perbuatan yaitu kasih, ketekunan dan lain sebagainya. Ketika itu adalah buahnya Roh Kudus, maka ini adalah buah yang tidak bisa dilihat secara mata jasmani. Buah itu adalah kasih maka iman itu harus dilandasi dengan perbuatan itu. Misalnya buah itu dihasilkan dari pohon begitu juga dengan buah Roh maka itu dihasilkan dari pohon. Roh Kudus itu berasal dari Allah. Benih Roh Kudus berasal dari Allah dan inilah yang disebut dengan benih ilahi.

1 Yohanes 3:9 “ Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah”. Ada benih Roh dan benih itu berasal dari Allah dan dengan itu kita harus lahir dari Allah. Kalau kita lahir dari Allah maka kita mewarisi benih ilahi itu. Bagaimana lahir dari Allah? Lahir dari Allah maka ada benih lalu benih itu berakar, bertumbuh dan berbuah. Duah benih yang berbeda Lukas 1:34-25Maria bingung bagaimana saya bisa hamil maka malaikat berkata Roh Kudus yang akan turun keatasmu dan ia yang akan menaungi engkau. Yesus sendiri lahir dari Maria. Benih Roh Kuduslah yang dikaruniakan kepada Maria barulah lahir Yesus. Kita juga harus menyatu dengan Allah. Lahir dari Allah terlebih dahulu harus ada dua benih yang menyatu yaitu benih Allah dan benih manusia. Lahir dari Allah Yohanes 3:6 benih yang pertama yaitu air dan Roh yang kedua ini mesti menyatu menjadi benih ilahi.

Benih Roh dan benih air itu apa?

Roma 5:5 mencurahkan itu artinya memasukan sesuatu didalam hati kita. Roh kudus itu masuk kedalam rahimnya Maria. Roh Kudus itu memasukan kasih Allah. Hati adalah tempat roh kudus mencurahkan kasih Allah.

Kasih Allah itu isinya apa?

Ayatnya yang tunggal Yohanes 3:16 kasih Allah itu adalah Kristus yang diserahkan kepada dunia 1 Yohanes 4:9-10 kasih Allah itu, Allah mengutus Anaknya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita itulah yang dicurahkan Roh Kudus kedalam hati kita. 1Yohanes 3:16 kasih Allah itu isinya apa? isinya adalah nyawa Kristus sendiri, memang harus diutus dan disalib. Nyawanya Kristus itulah darah dan tubuh Kristus Yohanes 6:54 daging dan darah itu adalah nyawa Kristus. Itulah yang dikatakan Kristus supaya daging dan darah itu harus dimasukkan kedalam hati artinya dimakan dan diminum supaya masuk ke dalam hati dan menyatu dengan Yesus. Sama seperti benih laki-laki dan perempuan harus menyatu barulaha dapat melahirkan bayi tanpa penyatuan benih maka tidak  akan pernah berhasil.

Air

Air artinya pembabtisah menandakan telah menyatu dengan Kristus, disucikan oleh air lepas dari dosa. Maka dan minum itu artinya nyawa dan daging Yesus menyatu dengan Kristus dengan kematiannya, penguburannya dan kebangkitannya. Kematian, penguburan dan kebangkitannya itulah yang dikatakan nyawa Kristus Roma 7:4 supaya berbuah bagi Allah maka kita harus menjadi milik orang lain yaitu milik dia yang telah dibangkitkan dari antara orang mati. Misalnya dalam kehidupan kita maka kita harus menjadi milik seseorang dengan menikah sehingga menjadi suami/istri. Peristiwa baptisan dimana kita harus menyatu dengan Kristus.

Ringkasan

Lahir baru itu lahir dari air dan roh. Air itulah yang dimaksud baptisan, dilahirkan dengan Kristus dalam perkawinan. Kamu itu dikawinkan dengan sakarmen baptisan dimana kita dikawinkan dengan Kristus dimana kita dimanunggalkan dengan Kristus dan menjadi miliknya Kristus. Efesus 2:8 kamu diselamatkan oleh kasih karunia oleh anugerah dan iman. Iman dan anugerah menjadi satu lahir dari air dan roh. Air itu adalah roh dan anugerah itulah kasih Allah. Iman itu kasih karunia dari Allah.Benih iman itu mati Efesus 2:1 itu hanya bisa menjadi benih iman yang hidup ketika dipersatukan dengan kasih Allah. Yohanes 4:15 Yesus adalah anak Allah

1 Yohanes 5:1 Setiap orang yang percaya bahwa Yesus adalah Anak Allah dan Yesus adalah Kristus. Kita harus percaya bahwa Yesus adalah Anak Allah bahwa bisa dipersatukan dengan Allah. Mengapa Yesus sebagai anak Allah dan Kristus itulah yang meyerahkan nyawanya mati dan bangkit dan sekaligus ia adalah anak Allah yang telah  mengalahkan kematian. Kalau Yesus manusia dia bisa mati tetapi tidak bangkit. Lahir dari Allah itu adalah pertemuan dengan air dan tubuh Kristus. Markus 16:16 siapa yang percaya akan dibaptis dan diselamatkan. Baptisan itulah dilandasi dengan iman dan perkawinan itu adalah perkawinan dengan Allah. 2 Petrus 1:16 Saksi mata itu melihat secara langsung, itulah Rasul maka itulah sebabnya kita mengimanin para Rasul. Yohanes 30:30 Yesus mengubah air menjadi anggur dan dari yang 5 roti dan 2 ikan orang 5000 orang dapat makan sehingga mereka menjadi kenyang. Supaya hati dipenuhi oleh Roh Kudus maka kita perlu untuk mendekatkan diri kepada Tuhan

Benih

Yohanes 12:23-24à Benih supaya menjadi tumbuh maka membutuhkan supaya tumbuh dan menghasilkan buah. Kalau kita tidak mematikan keinginan kita Galatia 5:4 manyalibkan itu artinya mematikan supaya benih itu memiliki akar. Kolose 3:5 mematikan sifat-sifat daging kita, mamatikan itu artinya adalah proses pertobatan.

Pertobatan

            Pertobatan itu tidak boleh berhenti tetapi setiap hari atau terus menerus. Mematikan keinginan daging itu harus setiap hari maka iman dan perbuatan-perbuatan itu menghasilkan sesuatu. Usaha kita memanjat tangga itu adalah untuk menghasilkan kasih. Pertobatan itu melatih jiwa, hidup dalam kekudusan.

Iman + perbuatan-perbuatan=kasih 1 Yohanes 8:1-9, Galatia 6:

Tugas sipnotik tafsiran PL Roma s/d Filipi

Nama               : Nesti Nurani Gulo

Semester          : 4 (empat)

Tugas               : Ke-2

M.k                  : Sipnotik (Tafsiran PB Roma/Filipi)

Nilai                 : 95

Kognitif

Pengetahuan = catatanà pemahaman =olah data àAplikasi = penerapan dataàAnalisis = analisis dataàsistensis = teoriban ingatàevaluasi = data penilaian. Pada saat membaca Alkitab tujuan utama kita adalah menemukan Kristus atau pikiran kristus yang sama denga pikiran Allah.

Apa hubungannya dengan Alkitab? hubungannya sangatlah erat karena dari kita suci kita dapat menemukan pikiran Kristus tetapi bukan hanya dengan membaca saja tetapi melihat referensi lain yang mendukung sehingga benar-benar mendapatkan kebenaran.

  • Eklesia
  • Chris centerd
  • Apostolik Father

Tekstual = Asli, NKJV, TB. masuk level mana? Lukas 2: 22-24 dari pengetahuan maka sampai pada aplikasi. sekarang ketika hari pentahirannya menurut Musa menurut hukum Taurat

  1. Syntactic form = membaca terjemahan NKJV dan mencari arti yang sesungguhnya.
  2. Poin2 sintax
  3. Yesus dibawah oleh Maria dan Yusuf ke Yerusalem
  4. Yesus diserahkan kepada Tuhan
  5. Ia diserahkan pada saat pentahirannya menurut hukum Musa

Level pemahaman (olah data)

  • poin-poin semantic
  • Yesus hidup menurut hukum taurat

Yesus tidak melanggar hukum taurat Musa

  • Yesus sejak lahir adalah miliknya Allah (untuk Tuhan)
  • Pada usia 40 hari ia dibawa ke Yerusalem  untuk ditahirkan
  • Yesus pada usia 40 hari dipersembahkan kepada Allah (korban bakaran menurut Imamat)
  • Maria àditahirkan à korban penghapus dosa
  • Keluarga Yesus bukan dari keluarga yang kaya raya/miskin

Imamat 12:2-8 dalam ayat ini Maria dalam kondisi najis, itulah sebabnya Yesus disunat pada hari yang kedelapan. Ayat 4 setelah Yesus disunat maka 33 hari berikutnya ia ditahirkan artinya disucikan. Yesus dibawah ke Yerusalem pada usia 40 hari menurut data dari Imamat. Yesus harus hidup menurut hukum Taurat. Maria mempersembahkan korban bakaran 2 ekor burung merpati dan burung terkukur yaitu sebagai korban penghapus dosa untuk pentahirannya dan persembahan kepada Allah. Dari data2 maka hars bisa merangkum menjadi sebuah konsep teologis artinya mencari ide utama dan ide pendukungnya.

Ide utama

  • Yesus dipersembahkan kepada Allah
  • Hari pentahiran Yesus

Ide pendukung

  • sesuai hukum Taurat Musa / sesuai penggenapan hukum Taurat Musa
  • Yesus hidup sesuai hukum Taurat /hidup menurut perintah Allah

àYang Yesus langgar bukan hukum tetapi hari sabat.

  • Yesus adalah miliknya Allah

(Dari langkah-langkah diatas kita sudah mendapat konsep teologis) inti dari atas adalah pentahiran Yesus. Nama dari atas adalah fokus pada teks. Memahami teks dengan sungguh-sungguh, teliti, jangan menafsir sendiri perlu untuk melihat konteks yang dapat memberi kebenaran seperti membaca buku-buku bapak gereja.

Christ Centerd

  • fokus pada teks
  • teks syntactic form,
  • terjemahan
  • poin2 syntaks
  • semantic

focus diluar teks (semantic conteks)

  • interaksi dengan teks2 lain

Ecclesial

  • interaksi dengan bapa2 gereja = Analisis

Personal

  • hati
  • ringkasan = sintesa
  • konsep

Obedience

  • ketaatan
  • Aplikasi

Aplikasinya dalam kehidupan kita apa? cerita Yesus dalam pentahirannya yaitu kita harus taat kepada Allah dalam perbuatan sehari-hari. Keselamatan bukan secara instan tetpi ada proses yang harus diihadapi. Meninggalkan dosa dan hidup bersam Allah karena hidup kita adalah milik Allah dan kita patut dan taat kepadanya. Markus 12:29-20 kita harus memahami bahwa Allah itu adalah Allah yang Esa. Mengasihi Allah dengan tindakan dalam akal budi dan perbuatan. mengasihi Allah harus lahir dari dalam hati dengan sungguh-sungguh. Dan obedience dengan kekuatan.

            Dari pelajaran diatas sangat penting sekali, karena mengajarkan bagaimana menemukan pikiran Allah yang sesungguhnya sehingga tidak menyesatkan banyak orang.

Tugas sipnotik tafsiran PL Roma s/d Filipi

Nama               : Nesti Nurani Gulo

Tugas               : Ke- 1

M.K                 : Sipnotik

Dosen              : Hendi Wijaya Ss.

Nilai                 : 95

            Injil Lukas menceritakan tentang kelahiran Yesus. Lukas menuliskan untuk segala bangsa, tentang orang-orang berdosa. Ditulis untuk seseorang yaitu Teofilus yang bertobat menjadi percaya untuk komunitas orang-orang Yahudi. Hal-hal yang menonjol yang diceritakan adalah

  • Penegenalan
  • Kelahiran Yesus
  • Kemesiaannya
  • Pelayanannya di daerah Yudaia

Ketika membaca Alkita pertama dulu perlu untuk berdoa dan menenangkan hati sehingga dapat menemukan Kristus. Lukas 1:1-4 saat membaca terlebih dahulu melihat teks bahasa inggris supaya dapat mengerti perkataan yang sesungguhnya.

Untuk menemukan pikiran Allah langkah-langkahnya adalah :

Studi Perjanjian BaruèBerdasarkan Outlineèpikiran dari penulisèpikiran dari Roh Kudusèpikiran Kristusèpikiran Allah

            Ketika membaca kita suci harus meminta roh kudus untuk diam dihati kita, sehingga benar-benar dapat menemukan pikiran Allah. Roh kudus mengajarkan segala sesuatu tentang Kristus. Kristus adalah kepala gereja, mengapa ia menjadi manusia, untuk apa ia menjadi manusia? Supaya ia menjadi 100% jadi manusia dan juga menjadi Allah. Kuasanya besar dan tidak ada satu orang pun yang sama seperti Dia. Untuk apa kita membaca Alkitab? sebab Alkitab itu di tulis oleh para penulis Alkitab yang dilhami oleh Roh Kudus baik itu PL dan PB dan Roh Kudus menuntun. KristusèAllah, Kristusàgereja, Allah

Alkitab itu ditulis oleh para penulis Alkitab yang diilhami oleh Roh kudus “Firman telah menjadi manusia dan diam diantara kita. Allah hadir tidak lagi dalam bentuk tenda tetapi dalam bentuk manusia. Bait Allah yang sejati adalah tubuh Yesus Kristus, lepas dari Kristus maka tidak ada gunanya artinya diluar Kristus tidak ada kehidupan. Ketika membaca perjanjian baru maka pakailah kacamata Kristus untuk benar-benar dapat menemukan arti yang sesungguhnya. Perjamjian baru itu bukan lagi bayang-bayang tetapi sudah menjadi wujud Kristus .

Ibrani 1:1 pada zaman PL itu melalui nabi-nabi. Allah berbicara kepada para nabi. Allah yang puncaknya. segala yang Allah bicarakan maka itu sudah ada wujudnya. Kristus datang untuk firman jadi manusia . Kristus itu sudah jauh hari ditentukan. Allah berbicara kepada nenek moyang tentang para nabi. Kejadian 3 hawa jatuh dalam dosa. pada waktu membaca kitab suci maka semakin mengerti tentang Kristus. Yohanes 15:10 ketika kita menerima firman dari roh kudus, maka kita akan menjadi sama seperti Kristus. Yang menjadi daging dan darahnya adalah isinya. Lukas 1:1

  1. Banyak orang yang berusaha menulis sebuah cerita
  2. Yang telah digenapi diantara kita

Narasi ini disusun dengan rapi, jadi injil ini disusun secara teratur

Cerita ini telah digenapi. Tidak ada PL maka tidak ada peristiwa ini peristiwa sejati. Perjanjian baru yang digenapi. Lukas menulis penggenapan perjanjain yang telah digenapi. Lukas mengatakan bahwa itu adalah peristiwa sejati

Tugas Dogmatika 3

Nama               : Nesti Nurani Gulo

Semester          : 4 (empat)

Dosen              : Hendi Wijaya Ss.

M.K                 : Dokmatika 3

Tugas               : Ke-4

Nilai                : 95

Lukas 18:1-8

Manusia Selalu Berdoa

Yesus mengatakan bahwa manusia harus selalu berdoa. Bahwa manusia selalu berdoa dan tidak menghilangkan hati

Poin-poin sintaksis

  1. Yesus mengajar muridnya dengan tentang perumpamaan
  2. Perumpamaan tentang manusia harus berdoa selalu dan tidak kehilangan hati
  3. Cerita atau narasi perumpamaan yaitu ada sebuah hakim di sebuah kota yang tidak takut kepada Allah dan tidak menghormati seorang pun
  4. Ada seorang janda di kota tersebut yang datang kepada hakim itu dan meminta keadilan dari musuhnya
  5. Tapi hakim itu menolak permintaan janda itu selama beberapa waktu
  6. Namun setelah itu hakim berkata pada dirinya sendiri yaitu walaupun aku tidak takut pada Allah dan tidak menghormati sesama tapi karena janda ini menyusahkan aku maka aku akan memberikan dia keadilan supaya dia jangan terus datang kepadaku dan menyusahkan akau
  7. Kata Tuhan bahwa dengarlah apa yang dikatakan oleh hakim yang tidak adil itu
  8. Dan tidakkah Allah akan memberikan keadilan kepada orang-orang pilihannya yang berseru kepadanya siang dan malam, dan bersabar menghadap mereka.
  9. Yesus berkata kepada mereka bahwa Allah akan cepat memberikan keadilan kepada mereka. Tetapi ketika anak manusia datang, akankah dia mendapati iman di bumi.

Poin-poin semantis

  1. Perumpamaan Tuhan Yesus ini mengajarkan tentang manusia harus selalu berdoa dan tidak meninggalkan hati (1-2)
  2. Ajaran di poin 1 di ajarkan dalam sebuah cerita yang dapat dimengerti sebagai berikut :
  3. Seorang janda yang memohon kepada sang hakim dan terus memohon namun tidak kehilangan hati atau putus asa terhadap permohonannya. (poin 4,5,6)
  4. Hakim ini adalah hakim yang tidak adil atau jahat namun dia memenuhi permohonan janda itu (3,6)
  5. Akhirnya janda itu mendapat keadilan atau permohonan dia terpenuhi (6)
  6. Ajaran di poin 1 juga dijelaskan perumpamaan yang dapat kita mengerti sebagai berikut :
  7. Walaupun hakim itu jahat namun permohonan janda itu dikabulkan (poin 6 dan 7)
  8. Apalagi Allah yang maha baik pasti akan memberikan keadilan kepada mereka yang selalu berdoa/berseru kepada-Nya. (poin 6,7,8)
  9. Dan pasti Allah akan sabar mendengar segala permohonan mereka (poin 6,7,8)
  10. Dan Allah dengan cepat akan menjawab permohonan mereka (9)
  11. Namun ketika hakim yang adil itu datang untuk menghakimi semua manusia penghakiman, apakah Hakim itu mendapati orang-orang yangn seperti janda itu? (9)

Outline Konsep Teologi

  1. Manusia harus selalu berdoa dan tidak kehilangan hati

Ide pendukung :

  • Menjadi seperti seorang janda yang terus memohon kepada Allah namun tidak kehilangan hati
  • Sebab ada Allah Maha Baik yang sabar mendengar dan pasti akan memberi keadilan kepada mereka yang bersikap seperti seorang janda itu
  • Hanya manusia yang terus berdoa dan tidak kehilangan hati yang tahan terhadap penghakiman Anak manusia.

Nama               : Nesti Nurani Gulo

Semester          : 4 (empat)

Dosen              : Hendi Wijaya Ss.

M.K                 : Dokmatika 3

Tugas               : Ke-4

Nilai                : 95

Lukas 18:1-8

Manusia Selalu Berdoa

Yesus mengatakan bahwa manusia harus selalu berdoa. Bahwa manusia selalu berdoa dan tidak menghilangkan hati

Poin-poin sintaksis

  1. Yesus mengajar muridnya dengan tentang perumpamaan
  2. Perumpamaan tentang manusia harus berdoa selalu dan tidak kehilangan hati
  3. Cerita atau narasi perumpamaan yaitu ada sebuah hakim di sebuah kota yang tidak takut kepada Allah dan tidak menghormati seorang pun
  4. Ada seorang janda di kota tersebut yang datang kepada hakim itu dan meminta keadilan dari musuhnya
  5. Tapi hakim itu menolak permintaan janda itu selama beberapa waktu
  6. Namun setelah itu hakim berkata pada dirinya sendiri yaitu walaupun aku tidak takut pada Allah dan tidak menghormati sesama tapi karena janda ini menyusahkan aku maka aku akan memberikan dia keadilan supaya dia jangan terus datang kepadaku dan menyusahkan akau
  7. Kata Tuhan bahwa dengarlah apa yang dikatakan oleh hakim yang tidak adil itu
  8. Dan tidakkah Allah akan memberikan keadilan kepada orang-orang pilihannya yang berseru kepadanya siang dan malam, dan bersabar menghadap mereka.
  9. Yesus berkata kepada mereka bahwa Allah akan cepat memberikan keadilan kepada mereka. Tetapi ketika anak manusia datang, akankah dia mendapati iman di bumi.

Poin-poin semantis

  1. Perumpamaan Tuhan Yesus ini mengajarkan tentang manusia harus selalu berdoa dan tidak meninggalkan hati (1-2)
  2. Ajaran di poin 1 di ajarkan dalam sebuah cerita yang dapat dimengerti sebagai berikut :
  3. Seorang janda yang memohon kepada sang hakim dan terus memohon namun tidak kehilangan hati atau putus asa terhadap permohonannya. (poin 4,5,6)
  4. Hakim ini adalah hakim yang tidak adil atau jahat namun dia memenuhi permohonan janda itu (3,6)
  5. Akhirnya janda itu mendapat keadilan atau permohonan dia terpenuhi (6)
  6. Ajaran di poin 1 juga dijelaskan perumpamaan yang dapat kita mengerti sebagai berikut :
  7. Walaupun hakim itu jahat namun permohonan janda itu dikabulkan (poin 6 dan 7)
  8. Apalagi Allah yang maha baik pasti akan memberikan keadilan kepada mereka yang selalu berdoa/berseru kepada-Nya. (poin 6,7,8)
  9. Dan pasti Allah akan sabar mendengar segala permohonan mereka (poin 6,7,8)
  10. Dan Allah dengan cepat akan menjawab permohonan mereka (9)
  11. Namun ketika hakim yang adil itu datang untuk menghakimi semua manusia penghakiman, apakah Hakim itu mendapati orang-orang yangn seperti janda itu? (9)

Outline Konsep Teologi

Ide utama :

  1. Manusia harus selalu berdoa dan tidak kehilangan hati

Ide pendukung :

  • Menjadi seperti seorang janda yang terus memohon kepada Allah namun tidak kehilangan hati
  • Sebab ada Allah Maha Baik yang sabar mendengar dan pasti akan memberi keadilan kepada mereka yang bersikap seperti seorang janda itu
  • Hanya manusia yang terus berdoa dan tidak kehilangan hati yang tahan terhadap penghakiman Anak manusia.

Tugas Sipnotik PB Roma/Filipi

Nama               : Nesti Nurani Gulo

Semester          : 4 (empat)

Tugas               : Ke-6

M.k                  : Sipnotik (Tafsiran PB Roma/Filipi)

Nilai                : 97

Injil ditulisàcerita Zakheusàtradisi lisanàlukas

berpusat kepada Kristusàberita injilàcatatan injil

Yohanes 10:30-31àjadi ada saksi mata itulah tradisi lisan yang menceritakan tetang kelahiran Yesus yang mereka lihat secara langsung dan menceritakannya dari mulut-kemulut itulah yang ditulis dan yang kita baca sekarang. Injil itu disaksikan dan ditulis. Alkitab ada bukan hanya sekedar dipelajari tetapi dicatat supaya kita diselamatkan. Berarti apa yang dicatat dalam Alkitab ini bukan hanya sekedar catatan peristiwa tetapi ini adalah catatan yang membawa orang pada kehidupan. Apa yang dilihat dan disaksikan adalah kehidupan kekal bukan hanya pelajaran saja tetapi membawa kita pada kehidupan. Ada satu kehidupan kekal yang ada bersama-sama dengan Bapa. Ayat 3 dibalik tulisan itu ada kehidupan kekal yaitu persekutuan dengan Allah artinya persekutuan Bapa dengan Yesus Kristus. Pada saat mengajar injil kita bisa melihat kehidupan kekal.

1 Yohanes 1:2 Yohanes menuliskan apa yang sudah ia lihat. Hidup kekal itu yang ada bersama Bapa, jadi diluar Allah tidak ada kehidupan kekal. Yeng dituliskan  oleh para rasul adalah apa yang sudah disaksikan itulah yang dirasakan dan yang pernah terjadi. Ketika kita membaca Alkitab maka kita harus bisa melihat Kristus. Seperti apa melihat itu? kita yang berdosa mau membaca kitab suci itu, bagaimana caranya? kita melihatnya bukan dengan kacamata jasmani tetapi dengan kacamata iman.

Iman itu timbul dari pendengarana, pendengaran yang kita dengar itu akan masuk dalam hati, sebab jiwalah yang mengontrol semua pikiran  kita. Iman ada didalam hati kita dengan hati dan jiwalah manusia dapat melihat Allah. Matius 5:8 ketika kita dapat melihat Allah terlebih dahulu hati kita harus suci. Didalam injil itu ada Allah, hidup kekal dan ada Kristus. Didalam hati kita adalah tempat kediaman Allah maka ketika kita berjalan dalam gelap kita tidak dapat melihat Allah.

Untuk menjadi orang-orang yang bisa melihat Allah maka kita harus mengerjakan apa yang Tuhan inginkan. Begitu kita melihat Dia maka hati kita disucikan.

Ketika kita dalam proses penyucian diri

1 Yohanes 3:2 à Melihat Allah dalam keadaan yang sebenarnya, ayat 3 perintah menyucikan diri artinya kerena kita sudah melihat dia dalam keadaan yang seutuhnya, ketika kita sudah melihat Dia maka kita sepenuhnya suci. Kita melihat Allah dalam keadaan samar-samar.

Bagaimana mencapai keadaan yang suci hatinya?     

  • Benih ilah
  • Mati
  • Akar dan
  • Pohon
  • Buah
  • Hanba Kristus
  • Anak-anak Alla
  • Padang gurun
  • Serupa dengan Kritus

Lukas 19:11-12

Perumpamaan tetang uang  mina

Dalam perumpamaan ini injil tentang Kristus yang mengandung kehidupan kekal, kita sendiri harus melihat injil itu apa dan kita mengerti apa yang Tuhan inginkan untuk kita lakukan. Apakah hati kita bisa melihat injil itu? untuk bisa melihat secara langsung mujizat itu. Untuk kita bisa melihat injil Allah salah satu cara yang kita lakukan adalah

  • Menyucikan diri dengan Roh Kudus dan menjadi pengajar injil bagi seluruh dunia

Bapa àRoh Kudus àLogos/firman /Kristus àRasul PaulusàRoh Kudus àBapa2 gereja àRoh Kudus dan àgereja.

Yohanes 14:26 kalau diajarin berarti sedang belajar. 2 Petrus 1:20 Roh Kuduslah yang akan memasukkan Roh Kudus dalam hati kita dan ia yang menuntun kita kepada Allah. Ketika kita dituntun Roh Kudus maka kita dapat melihat Allah. Ayat 11

  • Yesus mengajarkan perumpamaan kepada mereka yaitu murid-murid Tuhan Yesus
  • Sebab Yesus sendiri sudah dekat Yerusalem, tetapi murid-muridnya mengatakan bahwa kerajaan Allah akan segera datang.
  • Seorang bangsawan yang dinobatkan menjadi raja
  • Sepuluh hamba yang dipanggil dan masing-masing mendapatkan 1 minah untuk berdagang

Dia tidak disukai oleh bangsa-bangsa sebangsanya sebab mereka tidak mau kalau orang itu menjadi raja.

  • Kembali
  • Memanggil sepuluh hamba men
  • Yang kedua mendapat dua minah
  • 1 mina menghasilkan 10 minah

Orang –orang yang membenci bangsawan itu sudah mati

Bangsawan atau raja ini memberikan hambanya. Hamba yang pertama ia mengerjakan apa yang diperintahkan tuannya.

  • Hamba yang kedua ia mengerjakan dengan baik.
  • orang-orang sebangsan tidak mengerjakan dengan baik
  • Tuannya

Endingnya

  1. satu binasa
  2. satu dapat uang

ketika ia masuk kedalam Yerusalem maka ia tahu bahwa ia akan mati dan menyongsong kematiaannya sendiri. Filipi 2:9-10 Bangsawan yang dinubuatkan menjadi raja ini adalah sama seperti Yesus yang dinubuatkan. Ia harus meninggalkan negerinya dan menghadang pada Yerusalem, maka pada saat itu ia tahu bahwa banyak orang yang membenci Dia dan ia juga tahu bahwa banyak orang-orang yang menggelus-gelus ia.

2 Tipe  orang

  1. mengasihi Tuannya
  2. dan menbenci tuannya

Pada saat peristiwa penyalipan banyak orang yang membenci Dia. Perintah mengerjakan sepuluh uang mina itu, ini adalah ada perintah agung yang harus dikerjakan oleh hamba itu. Ini adalah perintah tuan kepada hambanya untuk melimpah gandakan, kita atau para muridnya itulah yang memiliki perintah untuk menyebarkan injil supaya semakin banyak yang percaya. Itu adalah kuasa yang diberikan oleh Allah untuk diturunkan kepada muridnya itulah arti dari uang yang 1 minah supaya dilimpah gandakan menjadi 10 minah. Akan mengalami kebinasaan,

Ide utamanya

  • Mengasihi

Yang mengasihi dia adalah orang yang menjalankan perintahnya untuk mengabarkan injil. Itulah hamba yang menerima 1 minah dan menghasilkan keuntungan menjadi 10 mina. Tetapi orang yang tidak mengasihi Tuhan maka ia tidak menghasilkan apa-apa. Dan yang membenci dia adalah orang yang akan menerima hukuman dari Allah. Setiap orang yang mendengarkan perintahnya maka tidak akan menerima hukuman dari Allah melainkan menerima sukacita dari Allah. Mengasihi Allah bukan hanya sekedar perkataan tetapi disertai dengan perbuatan, disini disoroti bahwa orang yang mengasihi Dia maka ia akan mengabarkan injil sehingga banyak jiwa-jiwa yang diselamatkan/memperoleh kehidupan kekal.

Tugas sipnotik PB Roma/Filipi

Nama               : Nesti Nurani Gulo

Semester          : 4 (empat)

Tugas               : Ke-5

M.k                  : Sipnotik (Tafsiran PB Roma/Filipi)

Nilai                : 97

Lukas 19:1-10

Minggu Zakheus

Teks (Yunani) àterjemahanàsintaksisà poin2 semantis à konsep/doktrinàsemantic contentàringkasanàobedience

Syntantic formàKwnoledgeàkomprehensionàaplikasiàAnalisisàsintensisàketaatan

Dataàpemahaman dataàolah dataàpersonalàaplikasi

Dibalik teks maka ada injil. Perlu untuk meneliti dengan baik untuk mendapatkan kebenaran yang yang sesungguhnya.

Data:

  1. Yesus masuk dan melintasi kota Yerikho
  2. Zakheus
  3. kepala pengut cukai
  4. orang yang kaya
  5. Zakheus berusaha melihat Yesus dari atas pohon
  6. Yesus memangil dia turun dari atas pohon Ara. Artinya Yesus itu memperhatikan/ mengenal setiap hati orang, Yesus datang ke kota Yerikho untuk mau menumpang dirumah Zakheus menunjukkan seolah-olah ia sudah mengenal Zakheus. Ketika Zakheus berusaha melihat Yesus maka ini adalah menunjukkan bahwa Anugerah itu datang dan direspon oleh Zakheus, artinya anugerah itu datang dan perluh untuk diresponi. Menumpang itu berarti disini anugerah datang dan perlu utnuk direspon. Itulah yang dilakukan oleh Zakheus ia mempersilahkan Yesus masuk kerumahnya.
  7. Zakheus menerima Yesus dengan sukacita. Artinya Anugerah datang maka itu belum selesai tetapi perlu untuk kita membuka pintu supaya Kristus masuk. Ketika kita membuka pintu untuk Yesus selalu ada orang yang tidak mengerti apa arti mengapa Yesus masuk kerumah zakheus. Kita harus mengerti untuk apa Yesus datang dan mau masuk kerumah kita. Zakheus bukan hanya mengerti mengapa Yesus datang tetapi ia menyambut dengan sukacita.
  8. Orang-orang disekitarnya bersungut-sungut artinya orang-orang ketika hanya mengikut maka hanya melihat mujizat.
  9. Zakheus menyumbangkan ½ hartanya = pertobatan

ketika anugerah datang pintu dibuka lalu masuk dan hasilnya adalah pertobatan. Mengalami pertobatan artinya tidak lagi hidup dalam dosa tetapi menerima anugerah dari Allah dan melakukan hal-hal yang Tuhan inginkan.

  • Yesusàkeselamatan kepada seisi rumahnya = keselamatan itu adalah kembali, keselamatan itu dicari dan ditemukan kembali. Anugerahlah yang mencari dan ditemukan kembali seperti Yesus yang menemukan Zakheus. Zakheus yang memiliki fisik yang pendek mengalami pertobatan yang artinya ia tidak lagi berbalik pada perbuatan dosa tetapi ia mau hidup benar dihadapan Allah.

Pemahaman Data

  1. Kristus telah datang dan mencari artinya memanggil, mengetok pintu maka Zakheus membuka pintu. Kristus datang maka ditemukan respon manusia dalam bentuk membuka pintu dan anugerah itu masuk untuk tinggal. Maka terjadilah pertobatan karena telah merespon anugerah itu.

Konsep Doktrin  : (injilnya)

  1. Yesus tidak memperhatikan setiap orang artinya siapapun ia dapat memanggil
  2. Tuhan dapat memanggil siapapun

Ide Utama

  1. Zakheus diselamatkan
  2. pertobatan Zakheus
  3. Keselamatan Zakheus

Poin-Poin Utama

  • Kristus yang datang mencari Zakheus/ Yesus Kristus datang mencari Zakheus
  • Zakheus membuka pintu rumahnya untuk Kristus dengan sukacita
  • Zakheus mengalami pertobatan dari keserahkahannya atau pertobatan Zakheus dari dosa-dosanya
  • Keselamatan Zakheus dan seisi rumahnya = Keselamat itu adalah dicari dan ditemukan kembali oleh Kristus.

Berita Injil : Tentang keselamatan,

Wahyu 3:20 à Anugerah itu datang ibarat Yesus mengetuk pintu rumah kita. Mengetok berarti membutuhkan respon. Begitu juga dengan Zakheus yang sudah selamat karena ada respon ia membuka pintu dan mengizinkan Yesus masuk dalam rumahnya. Yohanes 3:17 à Ketika Yesus diutus kedunia ia tidak menjadi hakim tetapi ia menjadi penyelamat, Yesus diutus kedunia untuk menjadi juruselamat supaya dunia diselamatkan oleh Dia. Tetapi kedatangannya yang kedua bukan lagi untuk menyelamatkan tetapi menghakimi dunia. Ayat 18, Ketika Yesus datang kedunia hanya untuk menyelamatkan. Siapa yang tidak percaya maka tidak akan selamat karena ia tidak merespon anugerah itu. Di bawah hukuman disini adalah tidak membuka pintu artinya tidak menerima anugerah itu yang diberikan oleh Allah. Hukum itu adalah menyukai gelap dari pada terang, kalau kita tidak mempersilahkan masuk maka masih hidup dalam kegelapan. Kegelapan itu adalah dosa yang terus menggelapkan mata kita sehingga tidak dapat melihat terang namun terus menerus melakukan perbuatan dosa. Kalau kita menerima anugerah itu maka kita tidak dibawah hukuman. Kita lebih menyukai gelap dari pada terang itu, berarti tidak ada pertobatan. Ketika pada terang itu maka sama dengan hukuman, satu-satunya cara yaitu harus berani datang pada terang dan meninggalkan gelap. Orang yang meninggalkan gelap maka akan dapat menghadap terang yaitu Kristus yang memberikan kehidupan.

Ketaatannya : Membuka hati, mengakui dosa, menerima terang, dan menjadi pelaku-pelaku kebenaran. Hidup dalam terang dan meninggalkan kegelapan yang membawa kita pada kehancuran sehigga. Orang yang sudah menerima terang maka akan dilihat dari kehidupan sehari-hari yang memberi dampak kepada sesama, seperti mengasihi dan saling memperhatikan satu degan yang lain.

Aplikasi

            Saya belajar dari kehidupan Zakheus yang berusaha melihat Yesus dengan cara manjat diatas pohon sebab orangnya pendek tetapi hak itu tidak membuat Dia putus asa, namun ia berusaha untuk dapat melihat Tuhan Yesus. Apa yang terjadi Yesus memanggil Dia dan Zakheus sangat bersukacita dan menggundang Yesus untuk bertamu dirumahnya. Dari kehidupan dia mengajarkan saya bahwa ketika kita merespon anugerah Allah maka kita akan mendapat terang dan sukacita, itulah yang dilakukan oleh Zakheus ia menyambut Yesus dengan sukacita yang besar. Mulai sekarang saya ingin merepon anugerah Tuhan dalam hidup saya dengan menggunakan waktu dengan baik karena itu juga pemberian Tuhan. Belajar untuk tetap hidup dalam terang dan tidak hidup dalam gelap.