Tuhan menciptakan kita supaya selamat yang artinya supaya selalu dalam kasih Allah itu. Tetapi Adam berdosa, anak-anak jatuh dalam dosa. Ketika Allah menciptakan kita yaitu tujuannya supaya kita selamat dan akhirnya kita diselamatkan dari dosa atau maut. Keselamatan itu adalah kita mengalami kasih ilahi atau yang disebut Genosis. Apakah Allah itu menghukum orang atau balas dendam? Bapa gereka mengatakan bahwa Allah itu adalah kasih. Itu adalah mereka yang menjauhkan dari kasih Allah. Perlu didiketahui bahwa kasih Allah itu menyelamatkan dan bersifat menghukum bagi mereka yang tidak memiliki kasih Allah. Mereka terhukum karena mereka tidak memiliki kasih ilahi. Kasih Allah akan menjadi siksaan bagi mereka ketika tidak menghidupi kasih Allah itu. Kasih Allah yang ada dineraka itu bersifat menghakimi karena mereka tidak punya kasih. Kalau dikaitakn dengan inkarnasi. Penciptaan adalah kasih Allah dan ketika dikaitkan dengan dosa, maka dosa merah seperti kirmizi dan akan putih seperti salju.
Yesaya 1:18
“Marilah, baiklah kita berperkara! firman TUHAN Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba”.
Ini adalah rahmat Allah yang tidak terbatas. Karena dosamu merah seperti kirmizi akan menjadi putih seperti salju, berwarna merah seperti kain kesumbah menjadi putih seperti bulu domba. Dan ini adalah rahmat Allah yang tidak terbatas. Didalam murkaNya kepada orang-orang yang tidak setia atau yang tidak tahu berterimakasih kepada orang-orang yang sarat kepada kesalahan, keturunan jahat, anak-anak yang buruk dan kepada Yesaya 1:4 kepada pemimpin-pemimpin Sodom ayat 10 murka Allah itu tapi tidak meninggalkan belaskasihan.Hal ini bisa dilihat bahwa dalam murka ada kasih Allah. Bagi mereka yang berdosa adalah hukuman dan bagi mereka yang benar adalah mengilahikan. Allah mencipkan manusia itu bukan untuk binasa tapi oleh kasihnya supaya manusia itu menjadi selamat dan puncakknya itu adalah inkarnasi. Apakah Allah hadir didalam kejatuhan manusia? Allah hadir.
Kasih Allah itu menciptakan kita
Kasih Allah menyelamatkan
Kasih Allah menyemurnakan
Kita tidak hanya selamat dari dosa tetapi kita juga menjadi ilahi. Yaitu menjadi serupa dengan Kasih Allah itu menyelamatkan, mengubah kita dan mengilahikan kita dan itu disebut Anugerah. Ketika kasih AlLah dicurhkan kepada orang-orang berdosa, dan apabila kasih Allah itu dicurahkan kepada orang-orang yang berdosa maka itu adalah belaskasih. Dan ini adalah Energi dari Allah yaitu Allah itu sendiri, ini harus dibedakan antara sang energy dengan energinya bukan karena subtansi yang berbeda tetapi subtansi yang berbeda. Kasih Allah energy dari Allah dan energy dari Allah yaitu Allah itu sendiri yang kita kenal dalam Allah tritunggal itu. Yesaya 1:10
Tuhan memutihkan mereka seperti salju atau bulu domba itu.
Yesaya 1:18
Ada kasih Allah dan itu akan bisa memurnikan ketika ada pertobatan
Ini adalah rahmat Allah yang tidak terbatas, dalam ayat ini jelas bahwa didalam murka ada kasih Allah, bagi mereka yang jahat kasih itu seperti hukuman dan bagi mereka yang baik kasih itu sebagai belaskasihan. Tetapi karna manusia diciptakan dalam kehendak bebas akhirnya ada dosa, penderitaan dan akhirnya kematian. Apakah di dalam kasih itu Allah hadir didalam manusia. Inkarnasi itu menunjukkan kasih Allah itu tersediah, dan itu adalah satu kepastian bahwa supaya manusia itu bisa mengalami kasih Allah itu. Kita bukan hanya selamat dari dosa tetapi kita juga ilahi menjadi serupa dengan Kristus dan itu yang dikerjakan oleh kasih Allah.
Kasih Allah itu ssendiri adalah energi itu sendiri, kasih Allah itu adalah subtansi energy dari Allah dan energy itu adalah Allah sendiri. Rahmat dan anugerah itu sama yang dicurkan oleh roh kudus. Yesaya 1:10, itu adalah energy Allah yang bekerja, dan bagaimana dengan orang-orang yang tidak berterimakasih apakah mereka tidak merasakan belaskasih? Mereka yang disiksa itu adalah karena ketiadaan kasih Allah. Ketika kita tidak punya kasih maka kita merasa tersiksa oleh karena ketiadaan kasih itu. Ketika kita tidak mendapat belaskasihan kita tidak akan menjadi ilahi. Dalam diri kita banyak contoh yang perlu untuk mengerjakannya dalam bentuk kasih. Belaskasih itu artinya kita harus meminta Tuhan untuk menyucikan, sehingga kita mengalami pertobatan dari dosa
Kelahiran Kristus di Betlehem itu, dimana Dia datang bukan hanya semata-mata untuk mansia tetapi karena cinta ilahi dengan cara berinkarnasi. Yohanes berkata bahwa kita yang sudah menerima kasih Allah itu maka perlu untuk mengerjakannya dengan cara mengasihi. karena mereka adalah juga dari kasih Allah. sampai kita benar-benar sembuh seperti perumpamaan orang yang dirampok, lalu apa yang dilakukakan Dia datang untuk merawat sampai menjadi benar-benar sembuh.
St. Isaac the syriah mengatakan Kalau kita punya kasih Allah itu maka kita juga harus mengasihi sesama seperti mengasihi diri sendiri dan juga sama dengan Kasih Allah yang dialami oleh Kristus. Kasih Allah itu ada dimana-mana juga di neraka itu artinya bahwa penyesalan harus didunia ini jangan sampai terlambat. Dalam penghakiman ada kasih yang selalu dicurahkan dan itu adalah bentuk kasih bagi mereka yang bertobat. Dari dosa menuju terang atau kesucian, bagi Allah itu adalah belaskasih dan bagi kita adalah pertobatan, bagi mereka yang mau bertobat makan ia akan menerima kasih Allah itu. Kalau kamu melihat dirimu sendiri apakah kamu melihat dirimu dan sebaliknya ketika kamu melihat sesama apakah kamu melihat dirimu. Kalau kita mengasihi sesama maka kita sedang mengasihi Allah.
Kasih Allah itu selalu baru artinya tidak pernah berhenti sampai selama-lamanya. Kalau kita menerima anugerah itu mesti bekerja sama seperti kasih Allah itu bekerja. Tuhan yang sudah aktif membagikan kasihnya itu, dimana ada waktunya ia berdoa pada malam. Malam waktunya kita bertobat dan siang untuk mengasihi, malam kita meminta anugerahnya itu dan siang adalah saatnya untuk mengerjakan anugerah itu dengan cara mengasihi. Kasih Allah itu tidak pernah tidur dan disaat malam kita meminta pertobatan kepada Allah. Untuk bisa berdoa kita harus bisa berjaga-jaga, kita harus berdoa semalaman baru nanti sampai pada doa keheningan dan ini nantinya akan menjadi pendoa. Ketika kita mengasihi kita ada didalam Allah. Semakin lama kita semakin hidup dalam kasih itu bukan semakin lama semakin berdosa. Kasih Allah itu terus disempurnakan di dalam dia
Ketaatan
Sebagai orang yang sudah menerima kasih Allah tentunya harus terus menerus menyucikan diri dari dosa. Kasih Allah itu terus menerus dalam hidup kita dan itu sebabnya yang dilakukan adalah selalu berjaga-jaga dengan cara berdoa. Dalam siang hari yang kita lakukan adalah mengasih dan pada malam hari yang dilakukan adalah berdoa, menyucikan diri dengan pertobatan setiap hari. Dalam hal ini, harus terus menerus dilakukan setiap hari sehingga samakin hari kita semakin serupa dengan Kristus Yesus.
Theosis
Mengasihi bukan karena terpaksa, tetapi untuk semakin serupa dengan Kristus berarti kasih yang kita terima harus dipancarkan kepada sesame. Dengan cara mengasihi orang lain seperti diri sendiri. Kasih yang dianugerahkan oleh Allah kepada kita harus terus dipancarkan dalam kehidupan sehari-hari. Ketika kita mau mengasihi Allah berarti kita mengasih sesama dan diri sendiri.
Ah, sinful nation, a people laden with iniquity, offspring of evildoers, sons who deal corruptly! They have forsaken the LORD, they have despised the Holy One of Israel, they are utterly estranged.
Celakalah bangsa yang berdosa, kaum yang sarat dengan kesalahan, keturunan yang jahat-jahat, anak-anak yang berlaku buruk! Mereka meninggalkan TUHAN, menista Yang Mahakudus, Allah Israel, dan berpaling membelakangi Dia. (Isa. 1:4 ITB)
Celakalah bangsa yang berdosa, kaum yang sarat dengan kesalahan, keturunan yang jahat-jahat, anak-anak yang berlaku buruk! Mereka dulu meninggalkan Tuhan, menista yang Maha Kudus dan berpaling membelakangi Dia
Konteks Historis (latar belakang sejarah penulisan)
Ketika ada tubuh tentu ada Rohnya. Dan firman inilah yang memberikan makna rohani sehingga ketika membaca Alkitab bukan hanya sebatas membaca namun ada makna rohani. Tuhan mau kita bekerja, tidak hanya belajar teori namun harus berusaha untuk memprakteknya. Dalam Yesaya 1:4 ini banyak makna yang perlu diketahui yang akan memperkaya pengetahuan spiritual setiap orang. Perlu diketahui bahwa Literal meaning adalah langkah utama yang perlu dikerjakan untuk mengeksegesis ayat demi ayat dalam alkitab. Langkah pertama ini membawa kita untuk dapat mencari atau menemukan spiritual meaning yang tersembunyi dalam Histori (literal meaning/konteks kitab yang dibaca). Untuk apa menemukan theorianya (spiritual menaing)? Ini adalah energi yang memberi kekuatan bagi jiwa kita sebab tulisan yang tertulis dalam kitab ini bukan hanya sekedar kata-kata yang mati melainkan adalah Firman Tuhan yang hidup. Theoria ini ibarat makanan bagi tubuh kita, tanpa makanan yang di masukkan di dalam tubuh maka tubuh ini tidak akan kuat untuk melakukan setiap pekerjaannya. Sama seperti inilah theoria yang harus kita temukan dalam setiap teks pembacaan kitab suci. Ia adalah pemberi kekuatan bagi jiwa kita melalui Roh Kudus untuk selalu memiliki energi yang dapat berhubungan dengan Tuhan.
Syntactic Content (Isi Sintaksis berupa klausa-klausa dari terjemahan literal)
Lapisan II: Theoria/ Noetic/ Spiritual/ Mystical Meaning
Semantic Content
Ada 3 Content penting yaitu
Mereka meninggalkan Allah
Mereka menista yang Mahakudus, Allah Israel
Mereka berpaling dan membelakangi Allah.
Mereka itu siapa? Yaitu bangsa-bangsa yang berdosa, keturunan yang jahat-jahat, anak-anak yang berlaku buruk itulah mereka. yang mereka lakukan adalah meninggalkan Tuhan, menista, dan berpaling.
Mereka meninggalkan Allah
Siapa mereka? mereka adalah bangsa-bangsa yang berdosa, keterunan yang jahat dan anak-anak yang berlaku buruk. Mereka adalah bangsa yang memberontak yaitu mereka adalah bangsa yang berdosa hal ini adalah dosa menyembah berhala tidak taat kepada Allah. Lalu akibat dari perbuatan mereka akhirnya satu menghasilakn keturunan-keturunan yang jahat. Dan akhirnya keturunan bangsa Israel berlaku buruk. Disini memakai kata sperma ponero dan sperma itu adalah keturuna yang jahat, karena bangsanya banyak kesalahan mengapa dosa? karena tidak taat dan akibatnya sampai kepada anak-anaknya tanpa hukum. Bangsa-bangsa yang Anomoi ini adalah mereka yang tidak taat, berlaku buruk dll. Dalam Yesaya 1:31, Yesaya 3:11 anak-anak dari bangsa Israel ini akan mendapat malapetaka. Orang-orang Anomoi ini adalah orang yang murtad, berlaku jahat, mulut mereka berlaku yang jahat. Hasil dari perbuatan orang tuanya yang jahat hasilnya keturunannya menjadi jahat, seperti dosa Adam yang diturunkan sampai sekarang.
Yesaya 29:20 gambaran Yesaya tentang orang-orang ini sangatlah menyedihkan, mereka orang yang sombong, orang yang jahat. Yesaya 32:6 kata Anoma disini di dikatakan bahwa orang-orang yang bebal atau yang menyesatkan, lalu apa yang terjadi mereka murtad, merencanakan yang jahat, bebal, dan jatuh pada ajaran-ajaran yang jahat, tidak peduli dengan orang lain. Hal inipun yang sering kita lihat yang terjadi disekeliling kita. Yesaya 32:7 Anomos artinya punya tujuan yang jahat, menjatuhkan orang lain dengan kata-kata yang jahat. Yesaya 33:14 ini adalah orang-orang yang berdosa, diliputi kejahatan, Yesaya48:8 sejak dari kandungan, dan kenapa disebuah bangsa selalu ada kejahatan? Karena sejak dari kandungan sudah berdosa. Orang-orang yang Anomos ini nantinya akan mendapat penebusan Kristus, Lukas 22:37 dalam Lukas ini menggenapi apa yang dikatakan bahwa Yesus akan menebus dosa.
Mereka menista yang Mahakudus, Allah Israel
Mereka meninggalkan Tuhan, kata ini dalam Yesaya muncul dapat di lihat dalam Yesaya 1:9. Orang-orang yang meninggalkan ini adalah orang-ornag yang memberontak, orang berdosa yang akan dihancurkan 2 Tes 1:8,9 dalam ayat ini jelas bahwa mereka tidak mendengarkan injil Yesus, mereka dibinasakan. Roma 2:8 orang-orang yang meninggalkan itu mereka yang mencintai kelaliman. Orang-orang yang meninggalkan Tuhan adalah orang-orang yang tidak mentaati injil Yesus Tuhan kita, dan mereka akan menjalani hukuman kebinasaan yaitu pada ayat 9 di jauhkan dari hadirat Tuhan kemuliaan kekuatannya inipun sama dalam Roma 2:8, Roma 1:32.
Maksud dari Clement Of Alexandria ini semacam teguran Tuhan bagi bangsa Israel bahwa ini bangsa yang sudah meninggalkan Tuhan makanya Yesaya menegur atau mengoreksi bangsa Israel ini. Justin Martyr berkata bahwa bangsa Yahudi ini tidak mengerti walaupun ditunjukkan kepada mereka sam dengan mereka yang tidak mengenal Kristud yang sudah ada ditengah-tengah mereka, bahkan bangsa ini berpaling. Dan ini satu nubuat bahwa bangsa Israel akan meninggalkan Kristus atau akan menyalibkan Kristus itu. dan bangsa ini sudah menyalibkan Tuhan, ini satu nubuat yang sudah di kataka oleh Yesaya bahwa lembu mengenal pemiliknya dan keledai mengenali tempat makan dari tuannya tetapi Israel tidak mengenal Aku. Itulah sebabnya dikatakan bahwa orang-orang yang penuh dosa, benih jahat. Jadi bahwa ini satu nubuat tergenapi pada saat penyalipan Kristus.
Mereka berpaling dan membelakangi Allah
Ini adalah orang-orang yang mengejek Tuhan dengan mempersembahkan korban kepada dewa berhala atau allah lain, dan banyak yang menderita karena tidak menyembah dewa berhala. Yeremia 11:17, Yeremia 25:6 jangalah kamu mengikuti Allah lain dan Galatia 4:8. Penyembahan berhala adalah salah satu perbuatan daging dalam Galatia 5:20, kolose 3:5 dan yang mengalihkan kamu hadir dari Allah dan itu d=sudah termasuk penyembahan berhala. 1 Petrus 4:3 penyembahan berhala itu sellau berdampingan dengan pesta porah dll.
Celakalah
Celakalah atau mampuslah. Hal ini adalah mereka yang berpaling membelakangi bangsa Israel. Mereka meninggalkan Allah sehingga hal ini menunjukkan mereka adalah bangsa-bangsa yang berdosa, orang ketiga mereka yang berlaku buruk, lalu yang mereka lakukan adalah meninggalkan Tuhan dari dulu. Mereka mengista sehingga semakin tambah buruk. Dan berpaling membelakangi Dia. Lalu Siapa mereka? mereka yang berdosa, anak-anak yang jahat dan berdosa.
Keturunan yang jahat-jahat, anak-anak
Keturunan yang jahat menunjukkan kepada mereka yang melakukan dosa turun temurun. Orang berdosa itu adalah orang yang memberontak karena tidak taat kepada Allah. Mulai dari bangsa yang memberontak, artinya terus menerus melakukan perbuatan yang buruk. Dosa disini dikaitan dengan melawan Allah tidak taat dan akhirnya menyembah berhala. Bangsanya banyak dosa sehingga keturunanpun berdosa. Dan akhirnya keturunan bangsa Israel berlaku buruk, apa yang mereka lakukan semua menuju pada dosa. Akibatnya anak-anak tanpa hukum. Yesaya 1:31, Yesaya 3:11 anak-anak dari bangsa Israel ini akan mendapatkan kecelakaan. Hukum itu ada tetapi mereka tidak mentaatinya. Seperti dosa Adam yang diturunkan sampai sekarang. Yesaya 29:20 Kata Anoma disini di aibaratkan sebagai orang yang bebal. Murtad lalu merencanakan yang jahat, menyesatkan tentang Tuhan dan jatuh dalam ajaran-ajaran yang sesat. Menjauhkan orang lain dengan kata-kata yang berdusta, Yesaya 33:14 orang-orang yang murtad yang meninggalkan Tuhan. Yesaya 53:12 Justru dari perbutan mereka Yesus mati untuk menebus dosa Lukas 22:37. Oleh karena perbuatan yang terus mereka lakukan sehingga membuat mereka meninggalkan Tuhan.
Mereka meninggalkan Tuhan
Bangsa yang jahat tentunya akan melakukan hal-hal yang yang terus menerus melakukan kejahatan. Hal inilah yang menjadi perbuatan yang dilakukan oleh bangsa Israel kepada Tuhan. Yesaya 1:28Orang-orang berdosa yang akan dihancurkan. 2 Tes 1:8-9 Menjalani hubungan kebinasaan selama-lamanya artinya terpisah akan hadirat Tuhan dan kuasanya dan mereka itu adalah anak-anak yang tadi atau keturunan dari bangsa itu sendiri. Mereka tidak menaati injil Kristus Roma 2:8 orang-orang yang meninggalkan Tuhan adalah orang yang taat pada kelaliman.
Yesaya 1:28 akibat perbuatan anak-anak maka dihancurkan bersama, orang-orang yang tidak menaati Tuhan adalah orang yang melanggar perintah Tuhan dan akan dijauhkan dan mereka dihukum. Roma 1:32 Bangsa ini meninggalkan atau berpaling, dan ini menunjukkan bahwa bangsa ini akan meninggalkan Kristus itu. Justin Martyr mengatakan bahwa bangsa ini akan menyalibkan Tuhan, dan itulah sebabnya Paulus mengatakan bahwa bangsa ini akan menyalibkan Tuhan. Dan ini satu nubuat yang dikatakan oleh Yesaya lembu meninggalkan tuannya dan lembu tidak meninggalkan palungannya. Dan itulah sebabnya bahwa bangsa Israel yang terus kembali melakukan dosa. Ini satu tujuan bahwa akan tergenapi pada saat kebangkitan Kristus.
Menista yang maha kudus bangsa Israel
Mereka menyakiti Allah itu karena menyembah Allah lain. Begitu juga dengan kita yang menyakiti orang yang kita sayang karena selingkuh. Inipun menjadi salah satu perbuatan yang dilakukan dalam kehidupan setiap hari. 1 korintus 12:2, Roma 2:22 tidak Allah Allah lain selain Allah itu.
The vision of Isaiah the son of Amoz, which he saw concerning Judah and Jerusalem in the days of Uzziah, Jotham, Ahaz, and Hezekiah, kings of Judah.
Syntac Form: Struktur Teks Asli
Penjelasan Syntactic Form
Ayat 1à Intinya Penglihatan
Ayat 2 àDengarlah
Allah berfirman
Aku membesarkan anak-anak
Aku mengasuhnya
Mereka memberontak terhadap aku
Ayat 3
Lembu mengenal pemiliknya
Tetapi Israel tidak;
Keledai mengenal palungan yang disediakan tuannya,
Tetapi umat-Ku tidak memahaminya.”
Terjemahan Literal
Ayat 1 : Penglihatan Yesaya yang dia lihat tentang Yehuda dan Yerusalem pada
zaman Usia, Yotam, Ahas, Yeheskia raja-raja Yehuda
Syntactic Content
Yesaya itu adalah anak dari Amos. Yesaya artinya keselamatan dari Allah, dia berasal dari Yehuda dan keponakan dari Amasia yang memerintah di Yehuda pada tahun 796-797 sebelum Kristus dan Yesaya di peringati tanggal 9 Mei. Yesaya 1:1 pada masa pemerintahan Yosia, Ahas dan Hiskia itu adalah raja-raja Yehuda 745-680 sebelum Kristus atau 25 tahun bangsa Israel sebelum jatuh ketangan bangsa Asur. Tema kitab ini adalah seruan bangsa israel kepada Allah. kitab Yesaya satu nubut atau penglihatan Allah menghukum dan menebus mereka. Penglihatan Yesaya begiitu jels sehigga yesaya buka bernubuat melainkan bercerita sejara. Dalam kitan Yesaya bagaimana respon manusia dalam iman dan pertobatan kitan ini muncul ketika bangsa angsur sedang berpuasa. Yesaya melihat bahwa israel jatuh ketangan asyur. Penulis dari suku yehuda anak dari amos. Ditulis abat ke 8 sebelum Yesus kristus tema utama Yes 1:4. Yesaya menceritkan tentang mesia secara detil. Misalnya penderitaan, kebangkitan dan kerajaan yang akan dirikan.
Lapisan kedua: Theoria/Noetik/Spritual/Mystical meaning
Penglihatan (ayat 1)
Istilah penglihatan adalah suatu pemberian dari Roh Kudus. Satu Penglihatan yang dialami karna Tuhan memberikan penglihatan. Penglihatan satu kejadian yang muncul secara nyata dan bisa di pertanggung jawabkan bukan seperti mimpi atau menghayal walaupun belum terjadi sekarang tapi akan terjadi karena ada iliminasi dari kuasa ilahi. Yesaya di sebut nabi karena dia menerima penglihatan itu. 2 Tim 3:16 apa yang Yesaya lihat dan pikirkan bercampur denga tenaga Ilahi atau Roh Kudus.
Penglihatan adalah melihat apa yang tidak di lihat oleh orang lain. Jadi istilah penglihatan merupakan pemberian dari Roh Kudus. Penglihatan disini bisa menebus batas-batas dan waktu dan itu adalah misteri hal ini bisa dilakukan oleh Yesaya. Apa yang dia lihat berasal dari Allah karena apa yang dia lihat seperti di stempel yang dilakukan oleh Roh kudus. Dan yang dilihat itu adalah Allah surgawi yaitu Allah tritunggal itu, itulah sebabnya dikatakan kudus-kudus. Basil the Great mengatakan penglihatan suatu misteri yang di terangi dari Allah. Karya Roh Kudus mengiliminasi pikiran Yesaya untuk melihat apa yang Allah perlihatkan dan yang di tulis dalam firman Allah bukan sekedar kata-kata. Ini seperti ditempel/di cetak dalam pengetahuan Yesaya. Tanpa Roh Kudus menerangi pelinghatan Yesaya maka apa yang di tulis dan di nubuatkan oleh Yesaya hanya ramalah saja. Penglihatan adalah apa yang di lihat berasal dari Allah, ini bukana hanya pegetahuan yesaya tetapi pikiran Allah yang merupakan penglihatan sorgawi. (Allah tritunggal. Sehingga yesaya mengatakan kudus, kudus, kudus itu adalah penglihatan sorgawi dari Allah. Ibadah bukan di buat oleh mansia tetapi apa yang dilihat oleh para nabi. Jadi ibadah itu apa yang terlihat dari sorgawi.
Cyril mengatakan apa yang di tulis Yesaya penuh dengan hidden meaning (mengandung hal-hal yang misteri). Hal misteri ini puncaknya adalah Kristus Ibrani 1:1. Oleh sebab itu setiap orang yang membaca kitab Yesaya harus rajin mencari simbol-simbol atau tanda di balik semunya itu karena ada spiritual meaningnya atau benefit. Eusebius of Caesarea mengatakan penglihatan ini bukan di lihat seperti penglihatan biasa tetapi ada Roh Kudus yang menerangi jiwa atau pikiran.
Ayat 2
Dengar dan Perhatikanlah
Dengarlah dan perhatikanlah, Ini merupakan murka Allah kepada bangsa Israel, dia berduka untuk langit dan bumi. Kata memberontak adalah berpaling dari Allah, Antanasius mengatakan anak-anak berbicara tentang bangsa Israel yang lahir dari Grace. Sebab anak Allah yang sebenarnya adalah Yesus Kristus. Ketika mereka bertobat, Allah akan memanggil mereka kembali seperti anak-anak. Anak-anak yang memberontak kepada Allah, mereka di sebut anak asing karena anugrah di ambil dari padanya. Jadi jika kita memberontak kepada Allah kita menjadi anak asing di hadapan-Nya.
John Crysoston mengatakan sama seperti Musa membawa bangsa Israel ke tanah perjanjian dia mempunyai suatu penglihatan sehingga dia berkata dengarlah hai sorga dan perhatikan hai bumi. Jadi apa yang di tulis oleh Musa dan Yesaya adalah benar-benar ada karena langit dan bumi menjadi saksi (Ul 32:1). Kata langit dan bumi artinya menjadi saksi sebab apa yang terjadi di bangas ini sangat menyedihkan. Tertullia mengatakan Allah itu sebagai Bapa ini bukan berbicara tentang kodrat tetapi karena grace. Bapa menghendaki anak-anaknya untuk taat. Sehingga Yesaya melihat suatu murka Allah bahwa Bapa ini harus di taati (Ul 4:26; Yes. 30:9).
Ayat 2
Lembu Mengenal Pemiliknya
Lembu mengenal pemiliknya, tetapi Israel tidak; keledai mengenal palungan yang disediakan tuannya, tetapi umat-Ku tidak memahaminya.” Ini merupakan rasa tidak tahu terimakasih manusiay ang besar di permalukan oleh Yesaya. Gregory mengatakan Yesaya berkata lembu di umpamakan seperti kamu. Ambrose of Milan Ini merupakan satu nubuatan tentang penderitaan Tuhan. Maksudnya lembu merupakan binatang yang bodoh tapi mendengar dan mengikuti suara gembalanya. Kalau keledai gambaran Kristus yang memiliki kerendahan hati mendengar kata pemiliknya.
Bazil mengatakan kalau kita di besarkan oleh keluarga kita perlu berkata trimakasih. Bede mengatakan lembu menuju kepada orang-orang Yahudi yang mempunyai satu tradisi membawa kuk dalam pengertian beban hukum taurat dan ini dilambangkan lembu yang membawa kuk untuk bajak. Spiritual meaning dari keledai adalah menuju kepada bangsa-bangsa yang tertipu oleh penyembahan berhala sehingga hidupnya tidak bersih. Agustinus dari Hippo mengatakan keledai mengenali palungan yang di berika oleh tuannya maksudnya adalah cerita tentang kristus yang lahir di palungan membawa bangsa-bangsa mengenali kembali siapa penciptanya. Yang menarik di balik kemarahan Tuhan ada kasih sehingga mereka mengenali pemiliknya. Yesus menaiki seekor keledai menandakan suatu pintu penderitaan agar orang yang percaya kepadanya kembali kepada Allah.
Keledai lambang dari bangsa-bangsa dan palungan lambing dari kristus sehingga melalui palungan ini bangsa-bangsa kembali kepada Allah. Palungan itu merupakan tempat makan dan kristus di aringakn di dalam palungan menjadi makanan kita dan kedua binatang tadi berlomba-lomba memakannnya yaitu lembu dan keledai. Dengan Kristus ketita kembali kepada pencipta kita dan menuntut kita kepada Allah. S,ehingga ketika dia yang menuntun kita, kita tidak akan sesat. Jadi kita seperti binatangnya Tuhan, yang dia arahkan dan kemana dia mengarahkan kita kita tidak akan sesak. Sehingga Tuhan Yesus mengatakan pikullah kuk yang kupasang. Yang memikul kuk adalah lembu.
Kenaikan Kristus adalah suatu peristiwa dalam Perjanjian Baru yang dicatat dalam Kisah Rasul oleh Lukas dan apa yang terjadi di PB selalu ada kaitannya dengan PL, sebab kenaikan Kristus ini penggenapan dari Perjanjian Lama. Ketika kita melihat kitab apa yang berkaitan dengan kenaikan Kristus, kalu kita melihat didalam vesper dicatat dalam Yesaya 2:2-3 itulah yang menubuatkan tentang kenaikan, lalu Yesaya 62, Zakharia 14:4-8:11. Secara liturgical atau worship akan menolong kita untuk kenaikan Kristus yang sudah dinubuatkan oleh nabi Zakharia dan nabi Yesaya. Kenaikan Kristus sudah dinubuatkan oleh Allah sendiri dalam Yohanes 3:13 “ Tidak ada seorang pun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia”. Dari teks ini kita akan memahami bahwa tidak ada seseorang pun yang telah naik kesorga, berarti hanya Allah yang akan datang dari sorga dan akan kembali ke sorga. Hanya Anak manusia yang akan kembali, dan ini titah yang diberikan kepada Firman Allah yang beringkarnasi, sebelum ingkarnasi Dia disebut Anak tunggal Allah, setelah ingkarnasi Dia disebut Anak manusia yang datang dari sorga dan naik ke sorga.
Kita akan melihat peristiwa kenaikan Kristus dari sorga berasal dari sorga karena Dia adalah Firman Allah yang keluar dari Bapa mengenakan kemanuasiaan dari Maria (Yohanes 5:46). Kristus naik ke sorga setelah ingkarnasi, kematian, penguburan dan kebangkitanNya. Dia kembali kepada asalnya dan akan datang kembali untuk membawa kita, Gereja-Nya, kepada Allah (1 Petrus 3:18). Seperti apa ketika Kristus naik ke sorga? Ketika Dia naik ke sorga apakah hanya RohNya saja atau tubuhNya yang ingkarnasi itu. Alkitab akan memberikan kepada kita pemahaman dalam Lukas dan kita bisa juga belajar dari Jhon Markus dia menyatakan bahwa setelah kebangkitan dari orang mati dia sudah mengesampingkan semua passioan atau penderitaan misalnya kelaparan, kehausan, kelelahan semua sudah disingkirkan memang tidak lagi mengalami hal penderitaan itu. Apakah waktu Dia sudah bangkit mengenakan tubuh kembali, apakah Dia mengalami lagi lapar? Tidak lagi, apakah Kristus mengalami haus? Tidak lagi itulah bedanya tetap tubuh yang sama tetapi Dia put aside all His passions, ketika kita melihat Injil mengatakan bahwa Dia makan, bahkan Dia menunjukkan tubuh yang luka atau bekas dan ini adalah satu kesaksian bahwa Dia mengenakan daging yang sama, daging yang menderita dengan daging kebangkitan itu adalah daging yang sama, hanya saja unsur-unsur dari kefanaan dari tubuh itu akan menjadi debu, tubuh itu bisa sakit, capek, lelah, bisa kena penyakit, lapar dan haus itu sudah disampingkan. Jadi tidak ada lagi hal-hal yang terjadi sehingga tubuh kebangkitan itu adalah tubuh yang mulia, baik tubuh dan jiwanya tubuh yang sama sehingga memiliki body nor soul, but kept possession of the bodyand the rational, hanya baka dan mulia bukan lagi fana.
Tubuh kebangkitan itu kekal, inilah tubuh yang dipakai oleh Kristus didalam kenaikanNya. Dia naik ke sorga duduk disebelah kanan sang Bapa, waktu Dia duduk disebelah sang Bapa artinya wujud sebagai Anak dan manusia, sebagai Allah Dia yang memerintah atas dunia ini dan mengatur segala hal, sebagai manusia mengingat semua jerih lelahNya didunia dan sebagai manusia Dia dimuliakan oleh semua manusia, jiwaNya tahu bahwa secara hypotatically creation Dia menyatu dengan Allah dan Dia dimuliakan, bukan sebagai jiwa yang biasa tetapi jiwaNya Allah, sehingga baik Dia waktu naik ke sorga dan turun ke sorga semua orang akan meninggikan Dia bahkan semua lidah dan semua bangsa akan mengaku bahwa Dia adalah Juruselamat manusia. Kristus duduk disebelah kanan Bapa artinya kita tidak boleh mengerti karena Bapa bukan fisik, Bapa itu Roh bahkan Dia duduk disebelah kanan Bapa itun dalam pengertian physical. Apa artinya kalau bukan secara fisik? Kemuliaan dan kehormatan yang telah Dia terima. Jadi di sorga Dia dimuliakan, di bumi Dia disembah, maka ada ibadah, doa, liturgi itu untuk menyembah Dia sebagai Tuhan. Di sorga Dia duduk disebelah kanan Allah, Dia juga mendapat kemuliaan sebab Dia menjaga, memelihara dan mengatur semua segala hal di alam semesta ini dan hanya Dia yang bisa melakukaan hal seperti itu karna Dia Allah yang sehakikat dengan sang Bapa didalam kekekalan, kemudian Dia beringkarnasi lalu mengenakan daging, terus Dia mati, bangkit dan kemudian Dia ditinggikan oleh Allah dan manusia dan dalam keadaan Dia sebagai Allah dan manusia Dia naik kesurga dan dimuliakan semua ciptaanNya.
Kristus bersama dengan Bapa dan roh kudus kita memuji dan memuliakan Anak Allah yang adalah Allah dan manusia. Sebelum ingkarnasi Dia bodiless tanpa tubuh, setelah Dia beringkarnasi, Dia dibuat menjadi manusia memiliki tubuh sama seperti kita, dan pada saat yang sama Dia adalah Allah dan itulah Kristus yang telah bangkit dengan tubuhNya dan ke AllahaNya. Hi is not adorable, in so far as it is createt kita tidak memuji daging tetapi kita memuji Dia yang menyatu bersama dengan sang Firman, di satu sisi Dia adalah manusia dan di satu sisi Dia juga adalah Firman dan menjadi satu yang kita sembah. Oleh sebab itu, Gereja ada yang namanya sembayang, doa, ibadah itu untuk menyembah sang Anak Allah didalam sang Bapa dan sang roh kudus, waktu kita sembah Dia disitu kita tahu bahwa Dia sudah mati, ada perayaan paskah, ada kebangkitan dan Dia naik ke sorga bahkan roh kudus turun dan itu semua akan mengingatkan kita ada peristiwa-peristiwa yang seperti itu, kita bersama Bapa dan roh kudus, menyembah dan memuji sang Anak, misalnya Dia naik ke sorga, ketika Anak itu menjadi Anak manusia, yang menjadi anak manusia itu adalah Anak Allah, kapan Dia menjadi Anak manusia? Ketika Dia beringkarnasi artinya setelah Dia melakukan tugasNya Dia naik ke sorga itulah kita disitu menyembah Allah. menyembah artinya menyembah keatas makanya Dia naik ke atas supaya kita menyembah ke atas yaitu menyembah sang Anak bersama dengan sang Bapa didalam sang roh kudus, itulah sebabnya Gereja mengadakan doa, liturgy, ibadah supaya kita itu selalu memandang ke atas karena suatu saat kita akan naik bersama dengan Kristus.
Kristus datang yang kedua kaliNya untuk menjemput kita dan naik ke sorga. Oleh sebab itu Paulus mengatakan kita hidup didunia ini adalah orientasinya keatas dan memikirkan hal-hal yang diatas dimana Kristus berasal, bukan hal-hal yang dibawah dalam Kolose 3:1-3 artinya ketika Dia menjadi Anak manusia kita itu memang menyembah dagingNya Allah bukan daging manusia, tetapi daging ingkarnasi itu. Ketika kita menolak daging itu itu artinya kita menolak Kristus sebab Kristus memakai daging manusia, ketika Dia menjadi He was son of God, waktu Dia Anak manusia Dia tidak kehilangna ke AllahanNya. Kristus naik ke sorga disitu seluruh ciptaanNya meninggikan Dia supaya manusia itu memperoleh grace, dan supaya kita dibuat menjadi serupa dengan Dia, Anak Allah menjadi munusia supaya Dia bisa memberkati dan memberikan anugerah kepada manusia yang Dia peroleh. Dia telah menciptakan manusia menurut gambarNya, kehendak bebasNya, keserupaan Dia maka semua manusia itu punya gambarNya Kristus dan menerima Dia. jadi semua manusia dan suku dimana pun, itu dicipta menurut Kristus, jadi manusia begitu pas lahir dia adalah gambarNya Kristus sehingga sebetulnya semua orang itu adalah kristen karena menurut gambarNya
Manusia yang belum mengenal Kristus itu juga tetap citranya atau gambarnya adalah gambarNya Kristus. Gregrory mengatakan kita manusia itu mempunya 3 kelahiran yaitu
Kita lahir dari orang tua kita artinya kita memperoleh gambar dan rupaNya Kristus dari orang tua kita, maka setiap orang yang lahir adalah gambar Kristus.
Waktu kita lahir kembali yaitu air dan roh dalam Baptisan.
Kebangkitan dimana roh dan jiwaNya itu menyatu pada saat kebangkitan tubuh.
Dengan kelahiran yang kita peroleh itu yang membuat kita kekal, sehingga tubuh dan jiwa kita menjadi serupa dan segambar dengan Kristus. Manusia bisa communioni dengan Kristus dengan melalui itu kita diberikan kekekalan itulah sebabnya Kristus bilang kalau kamu tidak minum dan makan tubuh dan darah-Ku maka kamu tidak memperoleh hidup kekal. Kapan kita itu bisa bercommunioni dan makan tubuhNya Kristus? Disaat kita sudah lahir baru. Kristus menciptakan manusia yang incorruptible artinya kita diciptakan oleh Allah supaya kita hidup kekal bersama dengan Dia bukan dalam kebinasaan.
Kenaikan Kristus ke sorga membuat kita memberikan kita waktu dan tempat untuk bertumbuh mengikuti jejak Kristus. Dengan kenaikanNya kita memeperoleh hidup yang kekal lewat tubuh dan darahNya. Kenaikan Kristus ke sorga menjadikan kita Kristus-kristus kecil yang diberi oleh kuasa oleh Roh kudus untuk mengerjakan perintah Kristus di dunia dalam Kis 1:8. Roh kudus akan turun dan tinggal di dalam diri orang percaya dalam Yoh 7:38-39 sehingga melalui kita sebagai Kristus kecil dan dengan kuasa Roh kudus akan mengnsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman dalam Yoh 16:8. Roh kudus akan memberitakan kepada dunia segala sesuatu tantang Kristus dalam Yoh 16:13-15.
Jadi waktu Kristus naik ke sorga inilah akan memberikan kesempatan kepada kita untuk menyembah Dia supaya kita menjadi segambar dengan Dia. Kenaikan Kristus ke sorga menunjukkan jalan kepada kita menuju sorga atau Bapa dalam Yoh 14:1-4. Sehingga manusia memiliki arah tujuan yang jelas dalam hidup ini yaitu menunggal dengan Allah dan Kristus dalam Yoh 17:3. Kalau Kristus naik ke sorga berarti ada jalan menuju kesana dan kita dibawa kesana. Sebagai pertanyaannya kenapa Kristus mesti naik kesorga kenapa Dia tidak tinggal di dunia ini bersama dengan Roh kudus supaya manusia bisa melihat Dia dan lebih gampang untuk percaya? Dia naik ke sorga supaya Dia yang ditinggikan, dan supaya juga manusia yang tidak melihat mereka punya iman bearti kalau ada 3 kelahiran, kelahiran pertama itu adalah unsur iman, kelahiran ke dua iman berperang penting dan kelahiran ketiga iman dan perbuatan.Waktu kita punya iman berarti kita unya potensi karena kita diberi oleh Roh kudus. Kita di beri anugerah, dan kapan itu menjadi aksi? Ketika kita membuahi, mengerjakan sehingga Yakobus berkata iman harus ada perbuatan. Ketika kita sudah mengenakan Kristus maka tubuh kita adalah tubuh yang kekal. Lingkaran itu bertuliskan dengan salib dan kata-kata Ho On (yang ada). Tangan kanan Kristus diangkat dalam berkat (Luk. 24:50), dan di tangan kiri-Nya Dia memegang sebuah gulungan, lambang kebijaksaan dan otoritas pengajaran-Nya, yang terus digunakan melalui gereja.
Dua malaikat
Dua malaikat muncul bersama-Nya ketika Dia naik – malaikat yang sama ketika menyanyikan pujian bagi-Nya pada inkarnasi-Nya; malaikat yang sama yang melayani Dia ketika Dia berdoa di taman Getsemani, malaikat yang sama hadir juga pada kenaikan-Nya. sebagaimana raja nabi Daud menulis, “Dia naik kerub dan terbang; Ia melayi yang di atas sayap angin” (Mzm. 18”10). Malaikat tidak mendukung kerena Juruselamat kita naik dengan kekuatan-Nya sendiri dan tidak membutuhkan bantuan mereka. Dalam beberapa versi ikon kenaikan, sebagaimana telah dinyatakan, malaikat digambarkan meniup sangkakala sesuai dengan kata-kata antifon, “Allah naik dengan sorakkan, Tuhan dengan bunyi sangkakala” (Mzm. 47:5). Nyanyian Exaposteilarion daam liturgi Matian:
While thy disciple looked on thee, Thou ascendedst, O Christ, unto the Father ti sit beside Him. Angels hastened, running on befoe, and cried, lift ye the gates up, for them Lord King hath ascended untto His bright primal glory
Rasul Paulus digambarkan sebagai penonton di atas kepala kelompok murid di sisi kiri ikon. Namun secara historis, dia tidak mungkin bersama murid di kenaikan. Dia termasuk untuk mewakili semua orang yang percaya kepada Kristus tanpa hadir pada saat ini. Para murid tampak agak bingung karena mereka belum diperkuat oleh kuasa khusus Roh Kudus (Pentakosta). Theotokos menempati posisi yang menonjol yang di bawah ikon dengan dua malaikat berdiri di sisinya. Dia dipandang bukan hanya sebagai bunda juruselamat, tetapi sebagai bunda Gereja, karena dia melayani sebagai jembatan Allah bagi umat manusia. Perhatian para murid terbagi. Beberapa memandang Maria, yang lain memperhatikan Kristus yang naik, sementara Maria memandang ke arah penonton dengan tangan terangkat dalam orans (doa). Dia sendirian diantara para murid membawa ekspresi ketenagan pada apa yang terjadi. Ekspresi tenangnya adalah ekspresi yang lahir dari kepercayaan penuh pada putranya sebagaimana diungkapkan dalam tiga ayat dari Nyanyian Akath istos di dalam litirgi.
Salam, tangga surgawi yang dengannya Allah turun
Salam, menjembatani orang-orang terkemuka dari bumi ke sorga
Salam, pilar api, membimbing mereka dalam kegelapan
Sebagaimana gambaran Gereja, Maria berdiri tepat di bawah Kristus, tangannya terangkat dalam doa ketika dia bersyafaat kepada-Nya untuk kita. Meskipun Alkitab tidak mengatakan apa-apa tentang Maria yang hadir di kenaikan, tradisi mengajarkan dengan tegas bahwa dia hadir. Lagu nomor 9 kanon yang dinyanyikan pada sembahyang Matins mengatakan, “rejoism O Theotokos, Mother of Christ our true God; Him that thou hast conceives, thou this day savest asend from aerth and with angels didst megnify Him mightily.”
Auspensky dan lossky menggambarkan topografi ikon: “ menurut Kisah Para Rasul 1:12, kenaikan Tuhan kita terjadi di bukit Zaitun. Oleh karena itu dalam ikon aksi terjadi baik di puncak gunung… atau di pemandangn bukit. Untuk menunjuk bukit Zaitun, beberapa pohon Zaitun di gambarkan. Sesuai dengan pelayanan khusus, juru selamat sendiri diwakili naik dalam kemuliaan dan kadang-kadang duduk di atas ttakhta hiasan yang kaya.” Tahkta bukanlah simbol alkitabiah bagi Kristus, yang datang untuk membasuh kaki, bukan untuk dilayani tetapi untuk melayani. Dia datang untuk memerintah bukan dari tahta tetapi dari salib. Sejauh ini takhta terbaik bagi Kristus adalah hati yang rendah dan pertobatan. Dengan demikian, perayaan kenaikan terjadi. Seluruh proses keselamatan: kelahirang, Passion, kematian dan kebangkitan dilengkapi dengan kenaikan dan akan datang kembali menjemput kita.
Those men of Galilea ascending bodily from off the Mount of Olives, and O word, they heard Agugls crying to them: Why do ye stand thus and gaze? For this Jesus shall come again in this same body in like manner as ye now have beheld Him go on high go on high today. Di dalam vespers, ada himne tentang kenaikan. Kristus naik ke sorga, supaya Roh Kudus itu turun. Lalu sorga itu menyiapkan tahta-Nya dengan adanya awan-awan menjemput Dia, para Malaikat bersorak-sorak. Sang Bapak menerima Anak-Nya dan kembali lagi ke dalam pengkuan-Nya, Roh Kudus menyambut para malaikatNya sehingga dalam ikon kenaikan Kristus ada para malaikat sedang menyambut.
At Your Ascension, O Lord, the Cherubiam, on whom You sis as God, were amazed as they saw You ascending on the cluds. And we glorify You, for Your mercy is Good. God to you! Artinya maikat seperti Keburubim, katika melihat Kristus itu naik dia atas awan-awan.
Yesus Kristus naik lalu di muliakan we have seen Your exaltation on those holy mountains. Dia adalah the brightness of the Father’s glory pancaran dari kemuliaan Bapa: extol the replendent appearrance Your face. We worship Your passion, we honor Your Resurrection, and Your glrious Asdension we glorify. Have mercy on us. Dengan kanaikan Kristus manusia itu bisa menyembah Kristus. menyembah Dia artinya mengingat lagi penderitaan-Nya, kebangkitan-Nya dan kenaik-Nya juga untuk anugerah bagi kita have mercy onus.
Paise the Lord, all you Gentiles; praise Him all you people. Lor, when Your Apostles saw You being lifted up on the clousd, they were filled with sadness. They grieved, and wit tearful laments they said to You, O Christ the giver of life, “Master, do not make orphans of us your servants, whom You loved for pity’s sake, You who are compassionate. But sa You promised, send us Your all-holy Spirit, to guide and illumine our souls. Roh Kudus itu turun supaya menggenapi dan menguduskan apa yang sudah kerjakan. Tuhan memurnikan kodrat-Nya, Kristus memurnikan hipostasis kita. Kodrat yang diperbaharui oleh Kristus kepada manusia yaitu kodrat dimana dosa disingkirkan karena dalam kodrat itu tidak ada dosa lagi kodat manusia baru itu sehingga tubuh yang baru dan jiwa yang baru akan kekal karena penyakitnya sudah disingkirkan yaitu dosa. Ibarat kita sakit dan penyakit itu disingkirkan sehingga kita menjadi sembuh dan sehat. Sama seperti Kristus memurnikan kodrat atau kemanusiaan itu menyingkirkan dosa, dosa asal disingkirkan, kehendak manusia yang tidak maiu taat menjadi taat lalu kematian itu disingkirkan sehingga kodrat itu tidak bisa mati karena kebangkitan Kristus. itulah Sebabnya Dia memakai kodrat manusia supaya kodrat itu bisa diberikan kepada kita tetapi manusia seperti kita ini sudah ada kodrat hipostasis, masing-masing sehingga Kriistus mengerjakan kodrat itu akan tetapi Roh Kudus mengerjakan hipostasis-Nya. Para murid ketika Kristus naik, mereka kebingungan namun ketika Roh Kudus turun baru hipostasisnya akan diubah dan mereka mengalami kelahiran yang ke dua. Walaupun mereka masih bersama Kristus sebelum kenaikan tetapi belum dikuduskan karena belum ada kelahiran yang kedua. Kristus mengatakan, harus lahir dari air dan Roh. Sehingga Roh Kudus itu harus turun dan Kristus naik. But as You promised, send us Your all holy Spirit, to guide and illumine our souls.
When You had completed the mystery of Your plan for our salvation, O Lord, You took Your Disciples with You and went up onto the Mount of Olives. And behold, You passed through the sky’s firmament, You who for my sake became poor like me. And now, having ascended to there from where never gone, send out Your all-holy Spirit, to illumine our soul. You ascended in glory from the Mountt of Olives, and sympthetically you also exzlted our falten nature. Kristus naik ke sorga supaya manusia meninggikan Dia dan duduk disebelah kanan Bapa. And You sealted it with the Father. Therefore the celestial orders of the bodiless hosts were amazed by the wonder, and they were struck with astonishment, and overcome with trembling they extolled Your love for humanity. We on earth join them in glorifying Your condescension to us and Your ascension from us, and we entreat You You and say: You filled Your Disciples and Your Mother the Theotokos with inifinite joy by Your Ascension; by their prayers, will You also also count us worthy of the joy of Your elect, because of Your great mercy. Jadi di sorga itu Kristus disambut sama seperti kita yang dibumi menyambut dan dengan kagum dan terherankan yang luar biasa teradi. Adanya manusia bisa terbang ke langit dan penuh sukacita adanya yang menyelamatkan kita. Yesaya 2:2-3 Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung tempat rumah TUHAN akan berdiri tegak di hulu gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; segala bangsa akan berduyun-duyun ke sana, dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: “Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem.
Zakharia 14:4à ayat ini berkaitan dengan kenaikan Kristus. Kaki-Nya akan menginjak dibukit zaitun ini merupakan gambaran tentang Kristus. Arti dari bukit zaitun terbagi menjadi dua yaitu Bukit zaituan yang terbelah menjadi dua yaitu Kristus disalib bahwa semua bangsa datang berduyung-duyung. Yes 64:22 arinya bahwa baik ditimur barat utara atau selatan semua bangsa akan mencari Tuhan.Lukas 21:37 ayat ini merupakan gambaran dari Yesus Kristus yang berada dibukit zaitun selama masa sengsara. Matius 26:30 ayat ini menegaskan tentang Yesus dibukit zaitun dimuliakan. Sebab itu bukit zaitun ini menggambarkan tentang Kristus dalam sisi penderitaan dan sisi kemuliaan. Bukit zaitun juga gambaran dari Inkarnasi-Nya menjadi manusia yang bisa menghadapi rasa takut jadi manusia kemudian disalibkan kemudian Dia mati tetapi dibukit zaitun juga Dia diangkat kesurga, hal ini merupakan sebagai sifat dari kemuliaan dan keilahian-Nya yang nanti akan Kembali. Jadi bukit zaiun ini memberikan kita pengertian tentang inkarnasinya, penderitaan, kematian dan kedatangannya yang kedua kali.
Habakuk 3:6 Ia berdiri dan membuat bumi itu bergoyang artinya adalah nubuat tentang bangsa-bangsa yang akan datang mencari Tuhan. Zakharia 14 Ay 8 menunjukkan Yesus sebagai air. Kenaikan Yesus Kristus akan mengalir kelaut timur maupun kelaut barat baik itu berlangsung panas maupun dingin sebab itu air mengalir itu akan mengalir disepanjang zaman(Yoh 4:10-14). Ay 10-11 ini berkaitan dengan keselamatan seperti dalam Wahyu 22:1-5 artinya adalah dinegri yang akan mengalir air itulah yang akan menyelamatkan sedangkan yang tidak mengalir air tersebut maka tidak diselamatkan. Tipologinya adalah di dalam Firdaus Yesus akan menjadi air hidup yang memberi hidup yang menyegarkan dan menyelamatkan orag-orang yang meminumnya. Ay 11 orang-orang yang tidak menerima air kehidupan itu tidak akan diselamatkan.
Yesaya 2:2-3
“come and let us go up to the mountain of the lord”
Inikan menggenapi apa yang di katakan nabi Yesaya, bahwa gunung Tuhan disitu menggambarkan rumah Allah Yakub diberitakan dan Dia datang supaya menunjukan jalan. Gunung tempat rumah Tuhan berdiri tegak di hulu-hulu gunung dan menjulak tinggi diatas bukit-bukit segala bangsa akan berduyun-duyun kesana, hal ini bermaksud menunjukkan kaitan dengan kenaikan Kristus di ayat 2, ini satu nubuat bahwa tentang kenaikan, tapi bukan hanya soal para rasul saja tapi ini suatu nubuat bahwa semua bangsa akan meninggikan Kristus (lihat filipi 2:9-10). Inikan kembali diulangi oleh nabi Mikha lihat Mikha 4:1 itu artinya semua bangsa akan melihat dan memuliakan Kristus. ayat 3 banyak suku bangsa akan pergi serta berkata “mari kita naik ke gunung Tuhan ke rumah Allah Yakub, supaya ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya; dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari sion akan keluar pengajaran dan firman Tuhan dari Yerusalem”. Disitulah naik kerumah Allah Yakub itu adalah gambaran Kristus, dari Kristus akan ada keselamatan, makan dari sion akan keluar pengajaran dan firman Tuhan dari Yerusalem artinya sion itu adalah gambaran dari Rumah Tuhan. Dari Kristus akan keluar pengajaran yaitu jalan keselamatan. jalan keselamatan ini adalah Jalan yang diajarkan oleh Para Rasul karena kristus meneruskannya kepada Para Rasul.
Yesaya 51:4 pada ayat ini Kristus sengaja naik keatas bukit zaitun supaya semua bangsa akan melihat Dia, tapi diatas gunung itu menujukan supaya dilihat oleh semua bangsa bukan Tuhan mau pamer tetapi supaya pengjaran-Nya sampai kepada semua bangsa. Kis. 1:8 “kamu akan merima kuasa” Dia naik kegunung supaya Roh kudus diberikan dan pengajarannya sampai kepada semua bangsa bukan hanya karena Tuhan ingin dimuliakan tetapi supaya pengajaran-Nya sampai kepada semua bangsa. Lukas 24:47 mulia dari Yerusalem sampai keujung bumi harus diberitakan tentang pertobatan dan pengampunan dosa, ini adalah kelahiran ke 2. Kemudian di dalam mazmur 22:27, dan Kisah Rasul 2:38 tentang khotbah Petrus, jadi berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa dimulai dari ketika Kristus naik dan turunya roh Kudus itulah mungkin Injil dan berita pertama dimulai dari Rasul Petrus.
Bacaan Vesper Yesaya 62:10-63:1, (pembacaan ayat). “say to the daughter of zion, behold, your Savior is come, and has His reward, and His work before His face.” Sesungguhnya keselamatanmu, sesungguhnya mereka yang akan menjadi upaya jerih payah-Nya. Ini menunjukan bahwa sampai akhir para murid itu bersama dengan Dia, melihat Dia naik dan bahkan Kristus datang menjemput mereka. Ini adalah nubuatan bahwa kenaikan Kristus bukan akhir tapi Dia akan datang memberikan upah yang akan diberikan menurut perbuatanya (Lihat Wahyu 22:12). Datang kaitanya dengan kenaikan adalah Kristus naik supaya dia datang memberikan upah kepada orang-orang menurut perbuatanya. Seperti Kristus naik memberikan kita Roh Kudus dan mungkin Dia datang kembali memberikan kita upaya kalau kita mengerjakan. Pada saat kita mengerjakan-Nya, maka itu tidak akan sia-sia sebab bagi setiap orang yang taat dan melakukan akan mendapat penghargaan yang diberikan Kristus. Ayat 12 Bangsa yang kudus atau orang tebusan itu adalah disebut yang dicari dan kota yang tidak akan ditinggalkan ini menunjukan bahwa jadi kita melihat Kristus yang naik itulah Tuhan sang penebus artinya Dia akan mengambil kembali tebusan-Nya. Tuhan sebagai penebus dan kita akan ditebus kembali yang dulu dirampas dan telah diambil oleh dosa dan kita ditebus kembali.
Tebusan itu artinya menjadi bangsa terpilih dan kembali menjadi milik Allah. orang-orang tebusan itu disini adalah tipologi dari gereja maka dalam 1 Petrus dikatakan bangsa yang kudus dan terpilih itu adalah gereja. Kota yang tidak ditinggalkan dan yang dicari itu adalah gambaran dari gereja. Yesaya 63:2 dalam ayat ini berbicara tentang hal yang dialami oleh Kristus. Ini adalah gambaran penderitaan-Nya. Merah itu adalah gambaran dari darah-Nya. Ayat 3 Kristus di dalam pakian-Nya sebagai manusia mencurahkan dara-Nya untuk menebus bangsa manusia, disalibkan oleh musuh-Nya yaitu iblis dan kematian supaya Dia mengalahkan musuh-MusuhNya. Ini menujukan benar mencurahkan darah dan mati. Ayat 4 “sebab hari pembalasan dan penyelamat akan datang” Ini artinya penebusan itu telah datang jadi kematian-Nya justru mengalahkan iblis, dosa dan maut.
Sebelum jatuh dalam dosa tidak ada pertimbangan moral. Tetapi Tuhan kasih Freewil untuk memilih taat atau tidak, memilih Allah atau ular. Kejahatan bukan awal dari manusia namun datang dari iblis setelah itu barulah manusia kena imbasnya di tipu oleh iblis. Jadi setelah itu Dia menjadi salah satu sama seperti kita tahu tentang yang baik dan jahat. Dalam Kejadian 3:22 buah pohon kehidupan, hal ini dalam tipologi menujuk pada yang artinya bahwa Tuhan itu menunda Adam dan Hawa untuk tidak makan buah pohon kehidupan karna memang bukan saatnya, nanti buah pohon kehidupan itu akan datang memberi Adam dan Hawa makan, ketika nanti waktu Kristus turun kedalam Hades mengangkat Adam dan Hawa. Adam dan Hawa sebagai gambaran umat manusia, nenek moyang kita diselamatkan, maka dari situ Dia hidup untuk selamanya. Itulah sebabnya ketika melihat icon kebangkitan, Kristus menggandeng Adam dan Hawa di dalam alam maut sehingga Adam dan Hawa diselamatkan untuk selama-lamanya. Kejadian 3:22
Pohon pengetahuan itu adalah pohon keselamatan, itu tidak boleh dimakan. Jadi Adam ketika mau sempurna maka harus taat tetapi tidak cukup dengan itu mereka sangat butuh pohon kehidupan. Dan akhirnya Adam sudah tidak dikasih makan lagi karena sudah tidak layak akibat dari perbuatan yang dilakukan yaitu melanggar atau sudah memakai pakaian kutukan maka dia tidak bisa lagi makan. Karna mereka jatuh ke dalam dosa akhirnya mereka mengerti apa yang baik dan apa yang jahat. Hal ini sama seperti kita yang namanya dosa tentu sengaja memilih walaupun sudah tahu bahwa itu salah namun tetap melakukannya. Tidak dapat terlepas dari sikap sikap demikian Karena kita dalam keadaan berdosa hal dapat dibandingkan dengan anak kecil yang tidak tahu bahwa itu adalah bukan dosa dia polos aja dan kadang-kadang kita sama seperti itu racun pun diminum karena tidak tahu bahwa itu berbahaya, disuruh makan maka itu akan dimakan. Sayangnya adalah kita sudah mewarisi kondrat yang berdosa maka kita tahu yang baik dan yang jahat, kalau misalnya Adam tidak tahu yang baik dan yang jahat, dimana cuman tahu yang baik aja, taat aja, sampai Tuhan memberi dia pohon kehidupan maka dia sempurna. Pohon lehidupan itu kristus, sampai Kristus datang dia jadi sempurna, tetapi karna Adam dan Hawa jatuh akhirnya kita jadi tahu moral yaitu baik dan jahat. Kalau kita pilih yang jahat maka tentu kita akan berdosa jadi selalu ada dua pilihan itulah sebabnya selalu ada kehendak bebas. Misalnya kita pilih yang jahat maka kita kita disebut berbuat dosa.
Ketika mereka sudah makan maka kedua hal itupun terjadi yaitu
Mereka akan dihukum mati
Akan ada Adam kedua yang akan datang
John Cassian mnegatakan bahwa Adam menjadi tahu yang baik dan yang jahat. Allah belum kasih mereka pohon kehidupan itu atau dia akan hidup selamannya. Dikatakan bahwa manusia itu menjadi salah satu dari kita, jadi salah satu kita itu apa? yang akan jadi manusia itu nanti yaitu Sang Anak Allah yang tahu baik dan jahat. Tapi sekarang janganlah sampai ia memakan buah itu, buah pohon kehidupan kalau dia makan dia akan hidup selamanya. Jadi jelas bahwa Allah tidak mengizinkan mereka karena mereka sudah tidak layak, nanti pohon kehidupan itu datang dengan sendirinya untuk melayakkan mereka makan dan minum dan itulah tubuh dan darah Kristus. Ketika mereka makan buah itu apakah yang tidak berpakaian itu dipandang sesuatu yang jahat? Ia akhirnya jadinya kemuliaan itu kaya diambil sehingga mereka saling malu dan akhirnya mereka menutupi. Karena malu itu sebagai racun bagi jiwa.
Bapa gereja menafsirkan bahwa pohon kehidupan adalah Kristus dimana Dia datang menberikan kita dagingnya kita makan lalu kita hidup selamanya. Jadi bukan Adam pertama yang memberikan kita kehidupan tetapi adam pertamalah yang memberikan kita kelahiran pertama dan Adam kedua memberikan kita kelahiran kedua dan ketiga.
Pentakosta adalah tentang turunnya Roh Kudus. Pada hari pentakosta beberapa hal yang perlu di mengerti, hal ini dapat di lihat dalam Kis 2:1-11. Karya keselamatan kita itu tercapai pada hari pentakosta sebab tujuan dari Inkarnasi adalah ada hari pentakosta dimana roh kudus di utus oleh Bapa di dalam Anak untuk mendiami orang-orang percaya. Sehingga disitulah orang-orang yang mengerjakan mengalami secara langsung. Tanpa Roh Kudus turun maka setiap individu tidak bisa mengalami karya roh kudus, dan itulah sebabnya roh kudus adalah sebagai penggenapan.
Dengan menerima karya Roh Kudus maka kita dapat mengenal Allah yang benar dan melihat terang yang benar. Dengan menerima terang itu kita bisa melihat dengan benar, kami telah menerima Roh yang kudus, kami telah menemukan iman yang benar yang menyembah Allah Trinitas yang tidak terbagi serta berseru selamatkanlah kami, Itulah nyayian di dalam Vespers. Dengan menerima heanvely Spirit itu kita bisa menerima iman yang benar dan Allah yang benar. Apa yang dikehendaki Allah Bapa di genapi di dalam Anak dan Roh Kudus sekarang telah turun untuk menurunkannya kepada orang yang beriman. Lalu di dalam Vespers juga dikatakan roh kudus itu mencurahkan segala hal, dia mencurahkan buah di dalam perjanjian lama di menggenapkan para imam, dia mengajarkan hikmat kepada orang-orang yang buta huruf/bodoh, mencerahkan para nelayan menjadi teolog seperti Yohanes, petrus orang yang tidak terdidik namun oleh karna karya roh kudus mereka menjadi berhikmat.
Kejadian Musa dan ketujuh orang tua yang di diami oleh roh Allah untuk memimpin bangsa Israel, itulah sebabnya di dalam vespert ada bilangan 11, 24-29 tentang tujuh puluh para tua-tua yang di pimpin oleh roh Allah untuk memimpin bangsa Israel. Lalu ada nubuat nabi Hezekiel 36:24-28, Yoel 2:23-3:5 ini di genapi dalam Kis. 2:1-11 pentakosta atau turunnya roh kudus. Karna keselamatan kita adalah sesuai dengan rencana kekal melalui pengudusan roh kudus untuk ketaatan dan percikan darah Yesus Kristus 1 Pet. 1:2. Untuk itu kita dibaptis dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus, berkewajiban untuk menaati segala hal yang telah Aku perintahkan kepadamu (Mat 28:19-20. Mereka yang tidak mengakui Allah tritunggal maha kudus tentu saja tidak dapat berpartisipasi dalam rencana keselamatan Allah Bapa dan dengan demikian tidak menerima keselamatan itu sendiri. Kemudian bagi Bapa dan Anak dan Roh Kudus yang satu esensi dan tidak terbagi dengan sendirinya merupakan pengakuan; ya Bapa yang Mahakuasa, dan firman dan Roh, satu esensi yang dipersatukan dalam tiga pribadi, trasenden dan ilahi, ke dalam Engkau kami telah dibaptis, dan Engkau akan memberkati kami sepanjang segala abad. Sehingga marilah kita selalu memuji Allah kita. nyanyian di ibadah Vespers pentakosta mengajarkan kita akan kesatuan dan ekonomi dari Allah Tritunggal.
Dalam ibadah Vespers ada nyanyian-nyanyian tentang Roh Kudus. Misalnya marilah kita memuji kepada Allah tritunggal Bapa, Anak dan Roh Kudus. Ketika berbicara tentang Roh Kudus maka tidak akan pernah terlepas hubungannya dengan Bapa dan anak karena Roh Kudus itulah yang diberitakan oleh Para Rasul, para nabi dan para martir. Kalau kita berbicara tentang Bapa, Dialah sang Allah yang memperanakkan sang Anak dan menafaskan sang Roh. Kalau membocarakan sang Anak, Dialah yang diperanakkan dari sang Bapa yang menafaskan sang Roh. Kalau membicarakan tentang Roh kudus, Dialah Roh dari sang Bapa dan sang Anak atau Roh dari sang Bapa yang memperanakkan sang Anak. Begitu juga dengan ini sama bahwa Bapa dalam kekekalan memperanakkan sang Anak sehakikat dan berbagi kausa yang sama, begitu juga dengan Roh kudus di dalam Bapa di muliakan oleh Anak. Satu keilahian atau satu hakikat yang kiat sembah lalu kita mengatakan Allah yang kudus, Allah yang mulia. Menciptakan segala Sesuatu melalui Anak melalui bersinergi dengan roh kudus, Anak menciptakan ROh kudus menciptakan atau menghidupkan.
Roh kudus itu keluar dari Bapa dan ada didalam Anak. Roh Kudus memperbaharui murid Yesus sehingga mereka bisa bersaksi ke seluruh Bangsa dengan berbagai macam bahasa. Dalam Kis 2:1-11 mereka yang mengalami pentakosta itu atau Roh kudus itu mereka bisa berkata-kata dengan bahasa berbagai macam bahasa bangsa-bangsa lain sehingga mereka bisa memberitakan, dan menyelamatkan jiwa. Mereka yang percaya diselamatkan dan mereka yang tidak percaya mengira mereka sedang mabuk oleh anggur manis Kis 2:13. Dalam vespers mengatakan bahwa orang-orang yang tidak percaya tidak sadar bahwa itu adalah karya dari Roh Kudus yang dikerjakan oleh para Rasul.
Pentakosta pada saat itu identin para rasul itu bisa berbahasa lain, namun bagi orang yang tidak percaya itu seperti racun, seperti mabuk, tetapi bagi orang percaya itu adalah sarana keselamatan karena mereka memberitakan tentang Kristus. hal menarik yaitu waktu kejadian menara babel hal ini kontras pada saat kejadian pada hari pentakosta. Pada hari pentakosta itu Para Rasul itu bisa berbagai macam bahasa dari Asia, Eropa, Afrika dikumpul jadi satu mereka mengerti tentang injil tapi kontras terjadi di menara babel Allah disana mengacaukan bahasa, tetapi di hari pentakosta justru Allah para murid itu serentak berbicara dalam berbagai bahwa dengan Meses pesan yang sama.
Bilangan 11:16-17, yang dibaca adalah nabi Yobel 2:23, pencurahan Roh Kudus terdapat pada ayat 30. Waktu Allah menghukun bangsa pada waktu manara babel, mereka tidak saling mengerti karena tahunya hanya satu bahasa. Pada saat pentakosta itulah dikumpulkan lagi bukan dalam satu bahasa dengan berbagai macam bahasa pada waktu itu. ada bahasa Arab, Afrika, Asia dan lain sebagainya. Dengan barbagai bahasa yang diucapkan dari berbagai bangsa akhirnya mereka bisa melihat yang dikerjakan oleh Kristus. hal ini sudah di nubuatkan dalam kitab nabi Yoel. Kemuadian Yeheskiel 36:24-28 dari ayat itu jelas tentang pentakosta pada ayat 27, pada saat membaca ayat ini, memancarkan bahwa ini adalah tentang nubuat tentang pentakosta. Ini bisa menjadi contoh menjelaskan tentang pentakosta, lalu apa yang terjadi disitu? Ketika di penuhi oleh pentakosta itu bisa bernubuat, bisa memberitakan injil dan sebagainya.
Dalam aikon Rasul Paulus sejajar dengan para rasul walaupun pada saat itu dia masih belum bertobat. Duduk dengan berbagai macam warna, gerak tubuh ini artinya bahwa di dalam gereja itu ada berbagai macam perbedaan, karunia Roh tetapi semua satu di dalam Roh Kudus dan itulah artinya di satukan oleh Roh kudus. Lalu dalam ikon itu tindak sosok yang identic dengan yang lain untuk menunjukkan ada beragam karunia dan ada beragam karya kepada mereka di berikan oleh Roh kata-kata bijaksana yang lain pengetahuan, kepada yang lain karunia penyembuhan dan seterusnya (1 Kor 12:4-31). Manifestasi lain dari Roh Kudus, hembusan angin tidak dapat ditunjukkan secara nyata tetapi dapat dilihat secara tidak langsung dengan melihat ekspresi terkejut pada kedatangan Roh Kudus dengan tenang di ruang atas.
Beberapa ikon menunjukkan sinar cahaya turun ka atas Para Rasul menandakan ilham dari Roh Kudus. Ada belas sinar atau lidah api untuk melambangkan baptisan mereka dengan Roh Kudus dan dengan api sesuai dengan nubuat Yohanes pembaptis Matius 3:2. Kadang-kadang lidah api ditempatkan di lingkaran cahaya atau tempat di atas kepala untuk menunjukkan bahwa Roh Kudus turun dalam bentuk bahasa lidah. Kebingungan bahasa di manara babel sekarang diganti oleh bahasa-bahasa yang diberikan kepada Para Rasul oleh Roh Kudus untuk menciptakan kesatuan yang harmonis dalam gereja. Para Rasul diwakili dalam ikon dengan cara yang tidak historis. Beberapa Rasul yang berada di ruang atas pada hari pentakosta digantikan oleh Rasul Paulus dan penulis Injil Markus, dan Lukas karena mereka adalah orang-orang yang melaluinya injil diberikan di kanan atas sebelah Petrus.
Dalam ikon kuno banyak orang yang disebutkan dalam Kisah Para Rasul digambarkan di bagian bawah ikon yang mewakili seluruh gereja. Pada waktu mereka di gantikan oleh satu figur atau simbol yang mewakili kita semua. Itu adalah sosok yang disebut kosmos, yang berarti dunia. Kosmos itu duduk di tempat yang gelap sujud dengan tahun-tahun yang digambarkan oleh orang-orang yang berusia tua dia biasanya mengenakan pakaian merah dengan makhkota kerajaan di kepalanya di tangan kanannya ia memagang kain putih berisi dua belas gulungan dia duduk di sebelah gelap karena seluruh dunia sebelum Kristus gelap tanpa iman. Dia ditundukkan selama bertahun-tahun karena dia menjadi tua karena dosa adam. Mahkota kerajaan menandakan dosa, atau nafsu yaitu telah menguasai dunia. Kain putih di tangannya dengan dua belas gulungan mewakili dua belas para rasul yang membawa terang ke dunia melalui pengajaran mereka.
Jadi, masing-masing dari kita diwakili dalam ikon turunnya Roh kudus karena dalam ibadah kita menjadi orang sezaman dengan peristiwa pentakosta yang kita rayakan. Bagaimana? Melalui doa dan melalui liturgy merupakan kelanjutan dari misteri pentakosta; karena liturgy adalah pantakosta dan juga paskah. Dengan demikian, bagi kekristenan, pentakosta adalah pesta yang berkelanjutan. Mari kita memohon Roh Kudus, Raja surgawi, penghibur, Roh kebenaran yang hadir di segala tempat dan memenuhi segala sesuatu, pembendaharaan hal-hal baik dan pemberi hidup datanglah dan tinggallah di dalam diri kami bersihkanlah setiap noda dan selamatkan jiwa kami.
The Elevation of the Holy Cross
Membaca Firman Tuhan dalam konteks ibadah, misalnya belajar tentang kelahiran Yesus, kita baca Amsal 9, Kejadian 28, Yehezkiel 43 itu bercerita tentang figur Maria sebagai Theotokos. Dalam Allah Dia sebagai hikmat, rumah hikmat yang menjadi rumah adalah Maria yang isinya hikmat Allah itu, dan pada akhirnya adalah ingkarnasi. Maria sebagai jembatan untuk turunnya Kristus kedunia, lalu Kitab Yehezkiel tentang pintu gerbang menceritakan tentang Maria, itu adalah pintu gerbang berarti pintu yang menjadi akses masuk pangeran atau Kristus, jadi yang menjadi akses masuk anak Allah itu datang untuk menjadi anak manusia.
Kita akan melihat tentang perayaan-perayaan besar salah satunya tentang pemuliaan salib Kristus pemberi kehidupan, Gereja baca Alkitab itu seperti apa? disini kita akan melihat dua peristiwa berhubungan dengan salib Kristus di peringatin pada hari ini, yaitu pertama salib kehidupan di Golgota dan kedua, kembalinya salib itu dari Persia ke Yerusalem. Golgota adalah tempat diamana Yesus di salib lalu Kaisar Hadrian memerintahkan agar Golgota dan makan Tuhan ditimbun dengan tanah, dan diatas bukit itu dibangun suatu kuil pagan bagi dewa Venus dan Jupiter sehingga orang-orang pagan bisa berkumpul dan berkorban bagi dewa-dewa mereka jadi sengaja untuk menghina itu.
Didalam Vesper mereka menyanyikan bahwa salib itu di tinggikan dan mengundang semua ciptaan itu untuk memujiNya sebab ini satu simbol bahwa itulah penderitaan Tuhan seperti kita memandang salib itu berarti Passion of the Lord dimana Tuhan yang menderita itu diangkat dan disalibkan, ketika Dia dirobek, di bunuh sehingga Dia memberika hidupnya kepada kita, Dia mati dan membuat hidup kita itu beautiful artinya indah, kita adalah warga kerajaan sorga melalui penderitaan dan kasihNya. Dengan menemukan salib Kristus itu membuat kita bersukacita, ketika kita melihat Musa dalam Perjanjian Lama dia pernah menjadi vigur atau tipologi awal dari Kristus, ketika dia mengangkat tangannya dan dia mengarahkan kepada bangsa Amalek dan itu satu vigur bahwa tangan yang diangkat itu seperti Yesus yang disalib, dia menglahkan bangsa yang jahat seperti iblis, dosa dan maut. Ketika kita melihat salib satu sisi itu adalah penderitaan Tuhan tetapi satu sisi itu adalah keselamatan kita, maka Gereja awal itu selalu membuat tanda salib, salib itu ditinggikan itu menunjukkan kemenangan atas kuasa maut.
Dalam Keluaran 15:22-27 ini bercerita tentang Musa, dan kita aka melihat bagaimana hubungannya dengan salib Kristus, ada kata kayu yang dilempar kedalam air pahit itu dan berubah menjadi air yang manis ini menunjukkan topologi dari kayu salib Kristus, kayu itu disuruh lempar kedalam air lalu air itu menjadi manis artinya salib itu mengandum keselamatan. Salib itu adalah kunci, setelah air itu menjadi manis lalu Tuhan berkata, dimana juga Musa taat, dia melempar. Jadi ketika orang melihat Kristus itu mati lalu menyelamatkan maka Paulus mengatakan pemberitaan tentang salib itu kebodohan bagi dunia tetapi menjadi kekuatan Allah yang menyelamatkan, sama seperti Musa dia melempar kayu kedalam air jadi ketaatan itu ternyata ada salib Kristus yang dimuliakan melaui itulah ketaataNya sampai mati.
Begitu juga dengan kita dengan perintahnya dalam ayat 26 Firman-Nya: “Jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan suara Tuhan, Allahmu, dan melakukan apa yang benar di mata-Nya, dan memasang telingamu kepada perintah-perintah-Nya dan tetap mengikuti segala ketetapan-Nya, maka Aku tidak akan menimpakan kepadamu penyakit mana pun, yang telah Kutimpakan kepada orang Mesir; sebab Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau.” Dalam ayat ini berarti simbol salib Kristus menjadi keselamatan kita dan itu harus dikerjakan dengan ketaatan baru tidak ada penyakit yang menimpa kita sebab Tuhanlah yang akan menyembuhkan kita berarti semakin kita taat semakin membuat kita disembuhkan dan dijauhkan dari penyakit.
Ketaatan Kristus akan mengalahkan dosa karena dosa itu ketidaktaan sehingga salib itu bisa mengalahkan dosa karna ketaatan Kristus, lalu melalui ketaatan penyakit itu disingkirkan dari penyakit dosa lalu kita disembuhkan ini artinya kita hanya orang hyang taat secara moral atau secara jiwa tetapi secara roh juga disembuhkan. Penyakit bisa menimpa secara tubuh mungkin penyakit jiwa tetapi lebih pentingnya kesembuhan secara roh dan itu hanya melalui ketaatan.
Kemalangan bisa menimpa orang yang benar atau orang yang berdosa, kemalangan orang benar itu bisa terjadi karna kita mau taat kepada Tuhan dan itu juga bisa mendapat kemalangan walaupun kita sudah taat sama Tuhan bisa dapat kemalangan dan kemalangan itu adalah satu ketaatan kita yang mendatangkan keselamatan. Kemalangan itu seperti waktu kita minum air pahit dan kita melihat melalui ketaatan kita sedang memikul salib Kristus itu, dimana salib itu ketika disentuh kepada air maka air yang pahit itu akan berubah menjadi manis, sehingga penyakit itu disingkirkan lalu disembuhkan, penyakit itu adalah dosa ketika kita disembuhkan maka kita mengalami Theosis, maka kata Rasul Paulus 2 Korintus 4:14 kemalanganmu dan penderitaanmu yang kamu alami itu belum seberapa dengan kemuliaan yang akan kamu peroleh
Salib Kristus Membawa Kesembuhan
Apa hubunganya dengan kesembuhan? manusia lahiriah merosot namun manusia batiniah kami diperbaharui sampai kamu memperoleh kemulian yang kekal bahkan jauh lebih besar dari pada kemalangan atau penderitaan. Kristus yang kelihatan pada saat disalib kalah, menderita mati di kayu salib, pengorbana Kristus menandakan bahwa justru itulah air pahit yang dia minum Dia mengubah air itu menjadi manis karena kayu. Kayu itu sebagai symbol bahwa ada Kristusnya, ketika tidak ada kristusnya maka percuma. Kitab suci itu ada untuk menuntun kita kepada iman yaitu kepada Kristus. di balik konteks sejarah itu mengandung theoria atau spiritual meaning. Membaca kitab suci itu secara eklesia dan christ center tetapi apa hubungannya dengan iman dan keselamatan kita, kesembuhan kita tidak bisa di ajarakan hanya taat kepada Tuhan namun harus ada tujuanya misalnya kesembuhan, bukan berarti karena ketaatan yang menyembuhkan melainkan Kristusnya. Misalnya Kristus tidak pernah taat maka tidak ada salib tapi apakah kayu itu yang menyembuhkan tentu bukan melainkan anugerah Tuhan tetapi kita menunjukkanya dengan Salib itu adalah ketaatan Kristus.
“Apakah semua kitab perjanjian lama itu tipologi pak?”
Jawabanya ia karena dibagi 3 yakni pentatukh, nabi-nabi dan sastra dan itu semua dibaca secara tipologi atau secara liturgical. Amsal 3:11-18, apa hubunganya amsal 3 ini dengan salib. Pohon kehidupan bagi orang yang memegangnya siapa yang pegang kepadanya akan disebut berbahagia. Hubunganya dengan salib apa? Disitu juga ada pohon kehidupan dan itu adalah tipologi dari salib Kristus, bagi orang yang pegang salib itu maka ia disebut sebagai orang yang berbahagia. Ayat 13 berbicara tentang hikmat, berarti kata dia tadi ialah orang yang berhikmat. Hikmat disini adalah bukan berbicara kepada kekayaan secara jasmani melainkan mereka yang taat mereka disebut sebagai orang yang berhikmat. Maka ayat 18 orang-orang yang berhikmat ini, ia disitu menjadi pohon kehidupan berarti orang yang taat tadi artinya orang yang memikul salib, Dialah yang disebut orang berhikmat dan orang yang berhikmat inilah yang disebut sebagai pohon kehidupan dan pohon kehidupan ini yang disebut ketaatan. Dan kalau itu dikatakan pohon-pohon itu artinya salib tentu dibalik salib ada ketaatan. Ketaatan itulah seperti pohoh kehidupan.
Ketika melihat salib maka ada Kristus disitu yang taat sampai mati serta di dalamnya kaya menjadi hikmat Allah untuk menyelamatkan kita. Dalam 1 Korintus 1:18 jadi kalau orang memandang salib itu suatu kebodohan tetapi bagi kita justru Tuhan membinasakan mereka yang dianggap mereka sudah berhikmat padahal tidak. Ayat 20 salib bagi dunia itu kebodohan tetapi bagi kita adalah Hikmat Allah. hikmat Allah yaitu dengar didikan Tuhan yang artinya taat kepada perintah Tuhan disitulah kita sedang memegang pohon kehidupan karena salib adalah ketaatan Kristus. Jadi kaitanya dengan Amsal antar salib artinya kalau kita memegang salib itu maka kita memperoleh kehidupan, atau kalau kita mendengar didikan Tuhan taat kepada Kristus maka kita akan memperoleh kehidupan. Kenapa mesti Kristus? karena Kristus telah taat kepada Bapa-Nya maka ada salib itu.
Sekarang kita baca nabi, Yesaya 60”11-16 apa hubunganya dengan salib Kristus? satu nubuat tentang Kristus bahwa salib itu mendatangkan orang-orang akan datang mencari Dia dan bangsa-bangsa itu akan dirusak dan dibinasakan maka setelah penyaliban itu Tuhan itu meninggikan Kristus. Filipi 2:9 -10 ini artinya zaman itu pohon-pohon ini seperti harta-harta yang sangat berharga yang menunjukkan bangsa-bangsa itu tunduk dan takluk. Ini menunjukan salib yang dimuliakan dan ditinggikan. Tetapi ayat 15 sebelum ditinggikan dan dimuliakan Kristus itu mengalami penderitaan, Dia ditinggalkan, dibenci dan tidak disinggahin oleh siapapun tetapi hasilnya itu manis.
Isaiah 16:1à Roh Tuhan Allah ada padaku, sehingga Tuhan telah mengurapi aku untuk membawa kabar baik kepada orang-orang yang menderita dan orang-orang yang remuk hati, Dia telah mengutus aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan dan orang-orang yang terkurung dilepaskan dari penjara. Ini adalah suatu nubuat tentang inkarnasi yang dimana arti dari Roh Tuhan Allah ada padaku dan mengurapi aku artinya Roh Kudus yang memberikan kedagingan kepada sang anak yang bertujuan untuk menyampaikan injil kepada orang-orang yang sengsara, menyembuhkan orang yang remuk hati, membebaskan mereka yang telah ditawan.
61:2à ada Tuhan yang merahmatkan memberikan kesembuhan dan ada juga pembalasan dari Allah oleh karena itu ada pembalasan dan ada penghiburan. Tuhan Yesus membaca nubuat ini di awal karya keselamatam-Nya dirumah ibadat orang Yahudi Lukas 4:6-21à pada hari ini genaplah nats ini. Ketika Tuhan membaca nats ini ditujukan kepada Kristus Artinya Dia adalah yang diurapi dan diutus untuk menyampaikan kabar baik kepada mereka yang sengsara dan menyembuhkan mereka yang remuk hati dan juga memberitakan pembebasan dari tawananan, dari kurungan penjara serta memberikan rahmat-Nya (kesembuhan) akan tetapi ada pembalasan dan menghibur mereka yang berkabung.
Nubuat ini merupakan nubuat yang paling gelap bagi ahli taurat dan imam Yahudi ( Dia membaca dan meutup buku itu dan berkata pada hari ini genaplah nats ini) tetapi hal ini tidak diketahui oleh orang-orang yahudi, sehingga Mereka tidak berani menyentuh nubuat itu sebab mereka tidak tahu kepada siapa ditujukan nubuat tersebut. Namun,, ketika Kristus membacanya Dia menerapkan-Nya untuk diri-Nya yang berarti Tuhan membenarkan nabinya dan menampakkan diri-Nya kepada dunia.
Roh Tuhan ada padaku maksudnya apa? Sebab Kristus setara dengan Roh. Jhon Chrysostom mengatakan untuk merupakan demi kesaksian kepada orang-orang sebab itulah Dia tidak mengatakan kasih karunia Roh ada pada-Ku karena kasih karunia Roh ada pada orang-orang yang setia melainkan Roh Allah itu hinggap di dalam diri Kristus sedangkan anugerah Allah ada pada manusia sebab Kristus sumber dari anugerah itu. Roh adalah saksi bagi anak dan anak tidak pernah tanpa roh untuk sesaat saja. Dimulai dari kekekala,. Inkarnasi, pelayanan Kristus selalu bersama dengan Roh dan Roh itulah bersaksi pada waktu Yesus dibaptis.
Tuhan Yesus sering menyebut Bapa dan Roh Kudus karena
Kasih yang tidak terbatas dan kasih selalu menganggap dirinya milik orang lain
Demi pengajaran kepada orang-orang sombong agar tidak memetingkan dirinya sendiri melainkan kepada orang lain dan menghormati orang lain.
Semua hal ini yang dikatakan dalam nubuat, Tuhan menggenapi dengan karya-karyanya yang ajaib kata demi kata, sebab hal utama Dia datang kedunia ini adalah untuk mewartakan belas kashan Allah kepada manusia tetapi diwaktu yang sama untukmenyatakan penghakiman yang mengerikan kepada mereka, membenci dan menolak belas kasihan.
Kristus sebagai batu penjuru ( Yes 28:16)
Batu yang teruji yang dimaksud oleh nabi Yesaya adaah Tuhan Yesus Kristus sebab jika Yesaya menganggap sebagai batu biasa berarti ini menubuatkan tentang penyembahan berhala. Karena itulah batu ini tertuju pada pribadi Allah. Kata batu terdiri dari tiga pengertian yaitu
Yesus Kristus adalah batu, fondasi dari seluruh ciptaan sebab Dia aalah firman Allah.
Dasar dari perjanjian lama.
Fondasi dari perjanjian baru.
Batu penjuru artinya batu yang paling kokoh. Jika kita mengamati Tuhan Yesus Kristus di dalam diri manusia Dia adalah batu penjuru yang mengikat dan menyatukan kemampuan rohani dalam kesatuan supaya dapat bekerja pada sat tujuan Allah. Jika kita mengamati Kristus dalam sejarah umat manusia Dia adalah batu penjuru yang mengikat Yudaisme dan penyembahan berhala dalam satu rumah Allah. Jadi siapapun yang percaya pada batu itu ia tdak akan malu sebab batu ini mereupakan dasar yang pasti dan batu pilihan dan juga batu yang terhormat. Karena itulah Yesus Kristus adalah batu keselamatan manusia.
Eksegesis PL Nesti Nurani Gulo
Dr. Hendi, M. Th 22 September 2021
Untuk lebih jelasnya jangan lupa tonton video di bawah
Ada dua cara membaca kitab suci antara lain secara partistik dan ecclesia. Partristik membaca dengan pedoman kepada bapa-bapa gereja dengan menggunakan 10 langkah eksegesis sedangkan ecclesia membaca dalam ibadah seperti dalam Kitab Kejadian tentang tangga Yakub di baca di dalam gereja tentang memperingati kelahiran Theotokos. Setiap bacaan yang di baca di dalam gereja selalu memiliki makna tertentu. Dalam gereja mula-mula komunitas di mulai dalam rumah-rumah untuk bersekutu dapat dibaca dalam Kis 2, 4 mereka melakukan pengajaran, memecahkan roti, doa, dan ucapan syukur. Ini merupakan lanjutan tradisi dari Perjanjian Lama yang di lanjutkan oleh Para Rasul dalam Perjanjian Baru. Kitab Perjanjian Lama di pakai dalam gereja pada saat melakukan sembahyang atau memecah roti itulah sebabnya mengapa alkitab tidak bisa di pisahkan di dalam gereja pada saat ibadah.
Kejadian 28 tentang mimpi tangga Yakub dari bumi ke surga. Secara partistik tangga itu adalah Kristus yang menjembatani antara manusia dengan Allah namun secara Liturgical di baca untuk memperingati Theotokos (Theotokos sendiri adalah tangga tersebut). Dalam scriptural reading in early Christian Liturgy Kis 2:42-47 orang percaya berkumpul bersama Para rasul dan belajar, fellowship, memecahkan roti, dan doa-doa yang mengikuti jam sembahyang seperti jam 6 pagi, jam 9 pagi, jam 12 siang, jam 3 sore, jam 6 sore, dan ibadah tengah malam. Bahkan Yesus sendiri pagi-pagi benar Dia berdoa Mar 1:35 hal ini merupakan tradisi yahudi. Pada saat sembahyang yang di lakukan adalah membaca kitab Perjanjian Lama di jam doa-doa yang mereka lakukan. Dalam Perjanian Baru pararasul meneruskan apa yang telah di lakukan oleh Yesus yaitu memecahkan roti makan dan minum anggur. Dan yang di lakukan Kristus mengikuti tradisi Perjanjian Lama. Di abad Pertama dalam 1 Kor 11:23-26 di bagi 7 bagian antara lain
Yesus mengambil roti
Di berkati
Di pecahkan-Nya
Memberikannya kepada pararasul
Mengambil cawan
Mengucap syukut atasnya
Dan memberikan kepada pararasul untuk di makan
Pada abad ke 2 mulai ada doa-doa membaca firman dan di lanjutkan dengan memecahkan roti khususnya di hai minggu. Doa dan membaca kitab suci tidak bisa di lepaskan di tambah dengan perjamuan kudus. Perjamuan kudus di ikuti dengan Liturgy of the word akhirnya liturgy di hari minggu di bagi menjadi dua bagiab besar anatara lain firman dan liturgy perjamuan kudus. Luk 4:16-21 yesus menghadiri ibadah dan membaca kitab Yesaya 61:1-2.Pada abad ke 2 dan ke 3 Dalam kesaksian Justin martyr menjelaskan di dalam ibadah hari minggu selalu ada scriptural readings (membaca alkitab), doa-doa, dan perjamuan kudus.
Pada abat ke 4 dan 5 di catat dalam apostolic constitutions di sini ada liturgy firman dan liturgy perjamuan kudus. Liturgy firman mulai dari membaca kitab suci dua bagian misalnya di ambil dari Perjanjian Lama lalu di ikuti dalam Kisah pararasul, surat-surat, dan injil. Di abad ke 4 surat-surat sudah mulai terkumpul dan di kanonkan. Di lanjutkan dengan doa-doa, dan pengakuan dosa. sedangkan liturgy perjamuan kudus hanay mereka yang sudah di baptis yang boleh ikut. Perana perjanjian lama di baca dalam liturgy abad ke 5 dan ketika di pakai dalam ibadah ada bagian-bagiannya (tidak di baca semua). Perjanjian Lama menubuatkan theotokos dan Kristus. liturgical exegesis adalah ayat atau bagian dalam kitab Perjanjian Lama yang di baca. Yang di pakai dalam kalender tahunan gereja adalah hymns, psalms, scriptural lessons, homilies and synaxaria. Kalender tahunan gereja di bagi dua yaitu perayaan-perayaan yang fiks. Seperti tanggal 8 september perayaan kelahiran theotokos dan 25 desember kelahiran Krustus. Namun di dalam perayaan tersebut ada pembacaan yang di baca dalam kitab suci dari Perjanjian Lama. Kalender gereja di mulai lahirnya theotokos sampai wafatnya. Perayaan yang tanggalnya fiks misalnya 2 februari, 25 maret, transfigurasi 6 agustus, wafat theotokos 25 agustus, kelahiran theotokos 8 september, pemuliaan salib 14 september, masuknya theotokos ke Bait Allah 21 november, kelahiran Kristus 25 desember. Sedangkan paskah tanggalnya tidak fiks karena berubah-ubah.
Bilangan 24:2b-3 apa hubungannya dengan kelahiran Kristus? Allah yang mengeluarkan bangsa Israel dari Mesir dan memberikan berkat atas bangsa itu, mereka yang memberkati bangsa Israel akan diberkati. Jadi kelahiran Kristus itu bukan hanya untuk bangsa Israel namun di luar bangsa Israel. Tetapi mereka ynag memberkati bangsa Israel mereka yang diberkati tetapi mereka yang mengutuk bangsa Israel mereka dikutuk. Siapa bintang terbit dari Yakub? Yaitu Yesus. Anak set itu yang menentukan bangsa-bangsa yang nanti menduduki bangsa-bangsa yang tidak percaya kepada Kristus. dan bintang itu simbol raja dalam timur tengah kuno, misalnya raja babilon dan itu disebut binang fajar, mengapa dikatakan bintang fajar? Karena membawa terang di pagi hari itu.
Alkitab itu lahir dari gereja dibaca oleh gereja. Dalam membaca Alkitab ada banyak kacamata yang berbeda-beda. Begitu juga dengan Alkitab, dimana Alkitabnya satu namun cara membaca Alkitab pun berbeda-beda. Karena Alkitab sudah ada sejak dua ribu tahun yang lalu sehingga berjuta orang yang yang membaca. Dan banyak orang membaca kita suci dalam cara pandang yang berbeda. Lalu bagaimana cara yang benar dalam membaca Alkitab? Tentu harus kembali melihat dari jaman-kejaman. Ada 2 hal yang harus dimengerti disini
Mengerti kitab suci melalui gereja
Apa yang terjadi dalam sejarah? lalu ketika sudah tahu bahwa kitab suci ada untuk kamu walaupun tahu bahwa kita suci ada sejak zaman itu atau dari sejarah gereja itu, namun ketika tidak menghidupinya dan memakai pada diri sendiri maka itu percuma. Jadi ada dua hal yang harus diingat adalah mengerti sejahat dan juga untuk membangun keselamatan. Lalu apa yang terjadi sepanjang sejarah? Ada 2 yaitu
Kita suci itu di baca didalam gereja dengan dua hal yang utama yaitu melalui Bapa-Bapa gereja atau tradisi gereja
Melalui Patristic & Liturgical
Itulah Alkitan di baca melalui kacamata sejarah dalam gereja, dan hal inilah yang terjadi. Walaupun di abad-abad sejarah muncul banyak model kacamata yang berbeda, walaupun lensanya sama tapi modelnya begitu banyak. Begitu model kacamata berbeda tentu hasilnya pun berbeda pula. Yang terjadi dalam sejarah ini misalnya perlu diingat bahwa Alkitab itu lahir dari dan didalam gereja itulah sebabnya gereja yang menceritakan kepada kita tentang kitab suci itu, bukan sebaliknya kitab suci itu yang menceritakan gereja. Itulah sebabnya gereja yang menetapkan kitab ini masuk dalam kanon atau tidak itulah semua diterapkan dalam gereja.
Kita mengintepertasi atau membaca kitab suci itu melalui dan didalam gereja.
Tentu kalau itu berasal dari gereja kita menafsirkannya melalui kacamata gereja misalnya dalam Kisah Para Rasul 8:30,31 apakah kamu mengerti apa yang kamu baca? Membaca kitab suci, menafsirkan kitab suci sangat kesulitan sangat perlu di bimbing, siapa yang membimbing? Yaitu gereja. Gerejalah yang menceritakan kepada kita isi dari kitab suci itu sehingga kita boleh mengerti. Kesulitan dari etiopia ini adalah kesulitan kita, kta-kata dari kitab suci tidak selalu menjelaskan. Kitab suci itu ketika dipelajari dengan detail maka itu akan menjadi kitab yang sulit. Allah memang bebicara kepada kita secara langsung kita juga perlu bimbingan dan bimbingan kita itu adalah gereja. Alkitab bisa dimengerti bila roh kudus menuntun. Bagaimana kita dibimbing oleh gereja? Dan yang selama ini di pake gereja dalam kitab suci ada dua yaitu ChurchFather dan Liturgical.Membaca alkitab secara bersamaan dalam bentuk tubuh Kristus artinya kita baca dalam konteks gereja dengan jemaat dan itulah sebabnya kita membaca kita suci maka kita akan mengerti apa yang isi hati gereja. Kitab suci itu diterima dibaca menurut apa yang sudah dibaca sebelum-sebelumnya oleh gereja dan komunitas lainnya. Kita membaca kitab suci itu tidak terisolasi hanya untuk diri kita. membaca kita suci itu perlu berpikir bahwa kita perlu mencari apa pikiran gereja yang dulu-dulu sudah baca dan bagaimana kita mencari mind of the church itu?
Melihat alkitab itu digunakan di dalam konteks ibadah
Orang dulu baca kitab suci itu, baca pada saat ibadah bikan pada saat di pasar-pasar namun di baca pada saat komunitas ibadah. Ternyata ada bagian-bagian alkitab itu yang dipilih untuk dibaca pada berbagai macan konteks ibadah misalnya ibadah paskah. Dan itu adalah sengaja dipilih untuk konteks ibadah paskah.
Konsultasi dengan tulisan bapa gereja. Baca kita suci dengan fokusnya Kadapa church fathers. Kalau dalam konteks ibadah tidak semua kita PL itu dibaca hanya bagaian-bagian tertentu misalnya kitab kejadia, sedangkin kitab Hagai tidak pernah dibaca Kidung Agung tidak pernah dalam konteks ibadah.
Secara Bapa Gereja (Patristic)
The Bible Is Cryptic
Mengapa baca gereja secara patristic? Karena bapa gereja punya asumsi bahwa kitab suci itu cryptic. Arti dari cryptic adalah hidden meaning di balik teks itu, bahwa dokumen ini bukan secara sejarah tetapi ada spiritual meaning, itulah sebabnya pada saat eksegesis ada langkah ke enam. Para bapa gereja membaca kitab suci itu beramsusi bahwa kitab itu baik itu PL yang ditulis oleh para Rasul itu adalah satu kesatuan kitab yang mengandung spiritual meaning yang melampaui teks itu itulah yang disebut spiritual meaning.
TheBible Is Relevant
Relevan itu artinya bahwa kitab suci dibaca bahwa bukan hanya pada zaman itu, tetapi ini adalah relevan pada segala zaman sampai Yesus nanti datang pada hari yang kedua dan itulah sebabnya alkitab itu di baca pada abad pertama hingga sampai sekarang. Ini bukan hanya dokumen kuno tetapi ini mengundang kita supaya kita semakin disempurnakan atau mencapai keselamatan.
The Bible Is Perfectly Harmonious
Ini artinya baik perjanjian lama maupun perjanjian baru itu mengandung satu kesan yang sama. sehingga tidak kontrakdisi didalam kitab suci itu. itulah sebabnya bapa gereja menekankan harus membaca alkitab secara chercenter. Setiap kita punya tujuan yang menyatukan, satu kita itu bukan untuk menyelah kita yang lain, tetapi kita yang satu dengan yang lain itu bisa menyatu sehingga manjadi satu kita yang harmonis. Misalnya kejadian sampai Wahyu itu menjadi satu arti bahwa kita diselamatkan pada kekekalan. Athanasius menuduk kaum-kaum bidad arius itu mereka membaca kitab-kitab itu terpisah-pisah tidak punya skopos dianoia sehingga kitab ini yang ditonjolkan kitab yang lain tidak padahal itu adalah harmoius Perfectly. Jadi kesalahan bidad seperti Arius pada saat itu mereka kehilangan mind, inner meaning atau kesatuan alkitab itu diabaikan lebih fokus kepada individual teks sehingga lupada dengan kitab yang lain padahal itu satu. Kita suci itu saling menjelaskan satu dengan yang lain.
The Bible Is Divinely inspired
Kitab suci sepenuhnya diinspirasi oleh roh kudus, ini artinya ini bukan tulisan manusia dan sejarah saja melainkan dibalik itu adalah karya Allah melalui roh kudus. Kalau itu adalah karya roh kudus itu artinya bahwa kita suci menjadi sesuatu yang memetahkan, menyikapkan apa itu pikiran Allah atau kehendak Allah, sehingga dalam membaca Alkitab itu ada iman yang harus dibangun dengan roh kudus. Begitu juga dengan kita pikiran kita menyatu dengan gereja dan kepada Kristus. Bagaimana kita membaca kita suci dengan berbagai asumsi-asumsi?
Ketika baca PL pakai Septuagint, memakai bahasa Yunani bukan bahasa Ibrani. Khususnya dalam PL bapa gereja membacanya memakai PL untuk dua hal :
Secara compositional
Expositional
Kita PL atau orang-orang zaman dulu baca PL untuk memperjelas padangan teologi mereka baik dalam berkhotbah dan liturgical. Mengapa muncul Septuagint untuk orang-orang ibrani yang sudah tidak mengerti bahasa Ibrani dan itulah sebabnya ada terjemahan ibrani ke Yunani. Jadi alkitab terjemahan aslinya itu adalah bahasa ibrani dan diterjemahkan ke bahasa Septuagint yaitu bahasa Yunani.
Di jaman dulu ada dua sekolah besar di Alexandria dan Antioch yang masing-masing mempunyai tugas untuk membaca kitab suci dan itu saling melengkapi. Contoh Hosea 1-3 oleh karna perintah Allah Hosea menikahi Gomer, lalu tiga anak lahir dan gomer akhirnya meninggalkan Hosea dengan anak-anaknya dirumah malahan dia kembali ketempat pelacuran. Pasal 3 Allah mendorong Hosea untuk melalukan sesuatu yang bertentangan dengan hukum yaitu menikahi kembali istrinya yang sudah berzinah padahal hal ini bertentangan pada Ulangan 24:24. Hosea di minta oleh Allah yang sama untuk mengasihi tidak hanya menerima tetapi memperlakukan istrinya sebagai istri yang baru lagi yang penuh kasih dan hormat. Hosea 3:2 Hosea membayar untuk menebus istrinya dana pa yang dibayar Hosea out menjadi status social yang miskin tetapi punya kasih yang besar untuk istrinya. Kasihlah yangmembuat Hosea mengorbankan sesuatu supaya isteinya kembali, bahkan dengan makanan dikasih padahal makanan itu adalah makanan untuk sehari-hari. Secara Historinya Ril dan ini sebetulnya , Hosea itu seperti gambaran Allah yang mengasihi. dan sikop Hosea ini membangunkann terhadap ketaatan yang lebih besar untuk mentaati perintah Allah. sampai Allah memerintah Hosea untuk menikahi pelacur ini berupa satu perintah untuk bangun. Alegorisnya adalah satu makna Kristus mengambil seluruh kemabusiaaan termasuk orang-orang berdosa. Pernikahan Hosea adalah hosea mengambil Gomer bukan karna tindakan dia bernafsu terhadap gomer tetapi lebih kepada ketaatan dalam panggilan dari satu tipe yaitu Kristus.
Teofani
Teofani artinya Yesus di baptis di air Yordan. Kej. 1:13 kelahiran kepada Tuhan, dan pada hari pertama tentang pada penciptaan itu sudah diatur dan puncaknya itu ada pada pasal 2 bumi itu invisible tidak berbentuk dan gelap. Lalu ada roh diatas air itu. Kata diatas air itu yang gelap menunjukkan hubungan pada baptisan Yesus itu adalah Kristus dimasukan kedalam air dimurnikan oleh air itu sehingga air itu bisa dipakai untuk baptisan kita, dan itu sudah dikuduskan. Antara air dan baptisan seperti Kristus mengalirkan aliran-aliran hidup dimana pada waktu penciptaan ada roh yang melayang-layang di udara.
Keluaran 14:15-18 tentang cerita menyebrangi laut merah. Lalu apa hubungannya dengan baptisan Yesus? Air itu menjadi pembatas antara budak dan kebebasan, jadi Mesir dan kanaan itu dipisah oleh sungai merah hal seperti antara budak dan kebebasan, mati dan kehidupan. Atas perintah Allah maka Musa mengangkat tangannya dengan tongkatnya kemudia membelah laut merah itu sehingga bangsa Israel bisa jalan dan akhirnya bangsa itu dibunuh hingga tenggelam. Artinya melalu pembelaan dan intervisi Allah Musa mengontrol bahayanya air itu. hHal ini perlu dimengerti bahwa laut merah itu ada didalam genggaman Musa, maka begitu tongkatnya turun atau tertutup maka itu akan terjadi. Mengapa Bapa gereja itu mengingat baptisan Yesus itu? perlu dimengerti bahwa air itu memiliki dua simbol yaitu membawa kehidupan dan mengtenggelapkan bahaya itu artinya bahwa Kristus yang memegang kendali hidup kita begitu juga Musa yang memegang kendali laut merah itu.
Keluaran 15:22 air yang pahit menjadi manis oleh kehadiran Allah. Ini memang buat bangsa Israel. Air itu tipologi dari salib Kristus dan kayu itu sebagai bayang-bayang dari salib kristus. Yosua 3:7-8, 15-17 bangsa Israel menyebrangi laut sedangkan para imam mengangkat kabut di tengah-tengah sungai itu, tapi menjadi terkontrol. Hubngannya terhadap teofani? Karna Allah sudah hadir didalam Air itu maka air itu bukan lagi membinasakan kita namun menjadi media keselamatan.
2 raja-raja 2:6-14 cerita tentang Elia dan Elisa memisahkan air dari sungai Yordan dengan jubahnya, dan Elia itu terangkat kesorga dengan kereta. Apa hubungannya dengan Teofani? Elia menaklukan air tadi karena dia memenuhi perintah Allah. hubungannya dengan Yesus? Yesus menaklukan air dan inilah yang akan membawa kita kesorga seperti Elia yang terangkat ke sorga. 2 Raja-Raja 4:9-14 air ini ditaklukan bukan untuk mengternggelamkan namun menjadi media kesembuhan. Yesaya 1:16-20 apa hubungannya dengan teofani? Air yang tadi, dimana air yang membasuh kita menjadi bersih. Kejadian 2:1-10 cerita Yakub yang kembali ke kampung halamannya. Kita yang dibaptis dalam Kristus kita diperdamaikan seperti Yakub di perdamaikan dengan Esau.
Refleksi
Dalam pelajaran ini memberikan pemahaman baru bagaimana membaca Alkitab dengan baik dan benar sehingga menemukan Kristus dari apa yang dibaca. Membaca Alkitab bukan hanya sekedar hanya karena rutinitas namun harus dapat menemukan Kristus dari apa yang dibaca. Untuk itu apa yang di temukan harus terus menerus mengerjakannya.
Dulu tidak ada istilah lapisan namun Akitab lebih menghidupi dalam kehidupan sahari-hari. Gereja bisa bertahan karena mereka menghidupi Alkitab itu. banyak yang mati martir dan ada juga yang tidak bisa mempertahankan imannya. Iman yang hidup itu yang menghidupi kita hingga dapat Yesus Kristus. Iman sangat penting untuk terus menerus di bangun, karena tanpa iman kita sama dengan orang yang tidak punya tujuan hidup.
Dalam tradisi gereja, para rasul berperan penting bahkan mereka menjadi satu-satunya pembawa kabar baik lewat tulisan dan secara lisan. Tulisan-tulisan mereka menjadi satu kejadian yang tidak bisa terpisah makanya di katakan Alkitab karena menuju kepada Kristus. Ajaran para rasul dianggap sebagai bayangan dari Kristus sedangkan PL sebagai interpretasi dari Kristus
Surat-surat mengiterpretasi injil
Diajarkan di tafsirkan oleh Bapa-Bapa gereja
Injil itu seperti dagingnya Yesus atau kata-katanya Yesus sendiri, origem melihat alkitab suci itu, mengosongkan diri-Nya yaitu dia menjadi daging dan Dia juga punya kata-kata dan kata-kata itulah yang dicatat dalam kitab suci. Mengosongkan dirinya itu berarti di kenal menjadi manusia. PL adalah bayangan dari perjanjian baru.
Waktu kita baca PL intepertasi kita itu tertuju kepada Kristus. Yoh 5:39 kitab suci itu memberikan kesaksian tentang Kristus dan itu di tulis sendiri dalam kitab suci. Sehingga PB itu adalah sebuah penggenapan tentang Kristus. Ketika kita membaca PL dan PB kita sedang membaca diri kita. Paulus juga memakai tipologi, walaupun banyak perdebatan namun semua cerita dalam PL di inpretasikan. Ibrani itu ringkasan dalam PL dan semuanya itu di Ibrani halusinya dari kejadia-kejadiaa lama.
Menurut Gregory semua kebenaran dalam Alkitab itu ada dalam Kitab suci, bapa Gregory mengundang kita untuk membaca alkitab dan menguji kitab suci seperti eksegesis, cocokan dengan dogma sehingga apa yang di temukan itu benar-benar menuntut kita kepada Kristus. Pemahaman kita dengan Alkitab itu tidak boleh terpisah seperti semacam poin ada dua sisi. Namun harus tetap fokus kepada satu pribadi yaitu Kristus sendiri.
Boleh menafsir namun ujungnya harus kembali kepada Kristus jangan sampai bertentangan dengan dogtrin. Doktrin alkitab menuju kepada Kristus, membaca alkitab harus dengan terang sehingga tidak bertentangan. Kita tidak bisa mengarang-ngarang tetapi kita harus belajar dan banyak membaca. Dogmati tidak boleh salah, namun harus terus berusaha sehingga kebenaran di dapatkan. Kita tidak boleh merampok ke ahlian, waktu kita baca teks dogmatik namun tidak boleh hilang arti kebenaran misalnya pengakuan iman Nikea.
Orang-orang Kristen bisa meliha kitab suci dengan benar, namun orang yang diluar Kristen juga bisa melihat namun tidak bisa menemukan dogmatika dengan benar. Misalnya kita orang percaya melihat alkitab yang artinya tritunggal dan orang yang tidak percaya berbeda. Dalam PL pikiran kita sebagai seorang penafsir ini, harus melihat PL bayangan kerajaan Allah yang akan datang yang di urapi oleh roh kudus yang lahir dari perawan maria. Hukum taurat itu bayangan dari injil, injil adalah gambaran yang akan datang. Maxsimusmengatakan bahwa ini sebenarnya mengambil dari ide-ide Origen. Ketika kita membaca PL dan PB itu artinya kita sedang membaca diri kita. waktu kita baca kitab suci, kita tidak bisa tahu di dalamya ada hal-hal yang misteri. Untuk itu tidak boleh hanya mengandalkan pikiran sendiri namun perlu membandingkan dari komentar-komentar bapa gereja.
Tahu perjanjian lama itu tidak cukup karna hanya tahu tubuhnya namun intinya ada dalam perjanjian baru. Maksimus pada saat kita membaca kitab suci itu seperti naik dari huruf-huruf hingga sampai kenafas. Setiap hal dalam kitab suci atau PL selalu berkaitan dengan kehidupan roh kita, itulah sebabnya dari teks masuk ke hati kita. Ketika firman itu menjadi jelas dalam hidup kita, wajahnya menjadi bersinar. Waktu kita membaca kitab suci namun harus tetap beribadah kepada Allah bukan hanya sekedar pamer sehingga melupakan makna yang sebenarnya.
Adam yang di usir dari eden karena tidak taat terhadap perintah Allah, namun apa hubungganya dengan kita yaitu hal itu berguna bagi kita yang sering tidak taat bahkan melupakan Allah. Hal ini mengingatkan bahwa apa yang di baca perlu merenungan misalnya apa yang di pelajari dan apa maknanya dalan diri sendiri. Misalnya Maria dan Marta yang meratap kerena ke matian Lazarus. Kita diingatkan kisah tentang pohon arah yang tidak berbuah, maksudnya apakah kita sudah menjadi berkat bagi sesama. Waktu kita baca kitab suci bisa ambil dari kisah itu. Bapa- Bapa gereja berkata genapi apa yang di katakan kitab suci. Kemana pun engkau pergi selalu pandang kepada Tuhan, lalu apapun yang kamu lakukan, lakukan sesuai dengan kitab suci, kemanapun kamu pergi jangan lupakan Allah.
Askesis
Jadilah bijaksana dan tekun dalam hal-hal rohani, bacalah kita suci maka semua hal diceritaka di kitab suci, waktu kamu baca kitab suci maka kamu akan menemukan semua. Apapun yang tertulis itu tertulis buat kita pelajari. Bacalah kitab suci itu untuk excen bukan hanya mencari meaningnya aja namun harus sampai pada ketaatan. Bapa padang gurun pada saat dalam membaca alkitab itu harus berusaha, bukan hanya main-main namun itu adalah suatu perjuangan. Jhon Chrisostom menjelaskan bahwa yang kita butuhkan itu bukan hanya firman yg tertulis kita butuh alkitab tetapi kita juga membutuhkan roh kudus. Ada juga tintah yang di tulis dalam alkitab dan ada juga yang tertulis dalam hati kita. waktu kita baca Alkitab itu harus dipimpin oleh roh kudus supaya apa yang tertulis dalam alkitab itu juga tertulis dalam hati.
Waktu kita membaca kita suci kita bersekutu di dalam Kristus bukan hanya mahir tetapi juga kita harus memiliki persekutuan dengan roh kudus di dalam Kristus. Kristus datang bukan memberikan pengetahuan tentang Dia namun Ia datang untuk memberikan diri-Nya. Para rasul tidak memaksa untuk percaya mereka namun para rasul menulis untuk menuliskan tentang Kristus. Haruskah anak tunggal itu harus di tulis (inkarnasi)? Inkarnasinya wajin namun bukunya tidak harus karena bukan buku yang menyelamatkan manun Kristuslah yang dapat menyelamatkan.
Kenapa PL dimasukan dalam PB? yaitu karena itu adalah satu karya roh kudus. Injil itu adalah inkarnasi Kristus yang datang mati bangkit dan hidup. Kitab suci itu tidak hanya dipahami secara tertulis namun harus juga belajar pada tradisi. Bagaimana menemukan Kristus? yaitu bisa dengan Alkitab maupun worship.
Christian Appropriation of the jewish Scriptures
1. Di gereja mula-mula bahwa kita suci adalah yang membuktikan tentang kemesiasan Yesus, dan kitab ke Mesiasan Yesus pertama sekali pada kitab PL.
2. Lalu datanglah orang-orang Kristen yg ajarannya layu dan itu menolak bahwa Yesus adalah Mesias ataupun dari orang-orang genostik bahwa kitab itu tidak ada kaitannya denga Kristus.
3. Ada juga yang namanya orang-orang Kristen dari PL yaitu sang literal sehingga sunat itu masih dilakukan. Contohnya pada gereja Galilea misalnya mempersembahkan korban yaitu melakukan hukum tauran dan korban baru bisa di selamatkan. Dan ada juga yang mengatakan PL nyambung ke PB
Ada bebrapa perbedaan dan tentunya kita percaya yang orthodox. Dua kitab ini akhirnya ada juga pada orang-orang percaya orang Yahudi. PL itu membuktikan ke Mesiasan dan keilahian Yesus. PL itu memfalidasi kitab suci orang Kristen yaitu injil dan surat-surat rasul yang ketiga PL itu satu bukti kekunoan atau bukti kuno atau doktrin dari Kristen.
Origem mengatakan bahwa kata dari para nabi yaitu Yesus yang telah di janjikan itulah sebabnya kitab-kitab orang Yahudi itu adalah apa yang klaim orang Kristen itu benar. PL itu membeikan bukti bahwa Yesus itu adalah Mesias yang di nubuatkan. Menjadi teks yang memberikan bukti bahwa yesus adalah Mesias. Lukas 24:44 itu jelas bahwa PL adalah nubuat bahwa Yesus adalah Mesias.
PL ini menjadi semacan arsip yaitu catatan yang sudah lama dan itu bisa di periksa lagi dan itulah yang di katakan oleh Rasul Yohanes bahwa PL itu arsip tentang Kristus. Yaitu mengandung satu atau menyatakan bahwa Kristus adalah Mesias bahkan bukan hanya injil yang tertulis tetapi ada Kristus yang menyelamatkan. Dengan PL ini bisa menolong untuk menjelaskan PB misalnya historis tentang Yesus dan itu dapat di temukan di PL. Misalnya Paulus juga berbicara tentang perjanjian itu misalnya dalam PB Nuh dan keluarganya (Rom 9:4). Atau Eucharist (korban) tubuh dan darah Kristus dan itu perjanjian di PL, dalam pandangan origem otoritas PL datang dari Yesus sendiri yg menggunakan perjanjian lama dan juga para Rasul. Paulus sendiri mengutip perjanjian lama, Efesus 2:14,16 memperdamaikan keduanya orang Yahudi dan Non Yahudi yang dipersatukan dalam tubuhnya melalui salib.
Bagaimana sikap jemaat mula-mula pada PL
Tentang gereja mula-mula yang percaya. Dari bukti-bukti PL namun ada juga yang mengatakan bahwa dalam perjanjian lama itu harus ditolak karna Allah dalam PL itu jahat dll (genostik). Hal ini ada yang menolak dan mengabaikan. Marcion mengakatan bahwa Bapa dari Yesus bukan Allah dalam PL karena Allah dalam PL itu jahat, dan marah sedangakan Allahnya Yesus itu Allah yang penuh kasih hal ini pandanagan yang salah. Pandangan Marcion adalah satu bibit membedakan antara Allah yang satu dengan Allah yang lain lalu membedakan antara kasih dan keadilan padahal kasih dan keadilan saling berdampingan. Yesus datang bukan sebagai manusia tetapi Yesus itu memakai topeng untuk menjadi manusia, daging dan materi itu jahat dan hal ini tidak mungkin Allah melakukannya. Dan inilah yang di bantah seperti Gerenius. Lalu ada pemisahan antara injil dan hukum taurat ada yang mengatakan hukum taurat itu jahat dan injil itu baik. Marcion menolak PL sebagai alkitabnya Kristen. Injil, 10 surat rasul Paulus dan yang lainnya di tolak karena bagian dari Allah PL.
Gnostic
Dalam padangan Gnostic yang kalau kita memandang yang satu itu menyelamatkan. Ajaran Plato punya dampak besar karena ajaran dari Gnostic itu. Inti ajaran ini adalah ciptaan dunia ini itu terjadi karena kesalahan bukan kerena kasih. Dan akhirnya ciptaan itu satu kecelakaan dan akhirnya datang dari Allah PB untuk memperbaiki kita. Dan itu menjadi spirit untuk memberikan satu genosis dan akhirnya di selamatkan. Dan ajaran ini banyak mempengaruhi ajaran orang Kristen/ Gnostic itu sangat menentang Allah PL.
Dalam memahami Alkitab beberapa hal yang harus di mengerti yaitu ada 4 lapisan makna Alkitab, serta 10 langka eksegesis.
Lapisan 1 yaitu terdiri dari Historia yang adalah suatu keniscayaan, karena terdapat serangkain pesan pertama yang ditangkap pembaca. Hal ini dapat di temukan dengan beberapa langkah eksegesis
Teks asli
Syntactic Form/ struktur teks
Terjemahan Literal
Syntactic Content isi dari pad Sintaksis berupa klausa-klausa dari terjemahan literal
Konteks Historis di dalamnya berisi latar belakang sejarah penulisan
Theoria/ Spiritual
Kristus dan Gereja-Nya adalah spiritual meaning yang tersembunyi di balik historia teks
Semantic Content
Konsep Teologis
Ringkasan, bagian ini adalah refleksi atau penghayatan doktrin yang diturunkan ke dalam hati untuk menyatakan kesalahan memperbaiki kelakuan
Moral
Aplikasi yaitu ketaatan yang dikerjakan dengan segenap kekuatankita untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang berkenak kepada Tuhan
Anagogic
Hal ini berkaitan dengan kemampuan setiap orang percaya menjadi serupa dengan Kristus yaitu mencapai kekudusan
Apa itu Alkitab
Perlu di mengerti bahwna Alkita adalah buku suci yang sakral yang diberikan kepada orang percaya. Mengapa kita harus belajar sejarah karena ada sesuatu yang penting. Tulisan-tulisan Para Rasul itu ditulis lalu dibukukan dan menjadi pengajaran gereja. Kitab ini semua ditulis tujunnya Yohanes 20:30-31. Kita belajar PL kita sedag belajar tentang Kristus. Alkitab adalah firman Allah bukan hanya sekedar firman Allanya karena apa yang ditulis adalah ilhamNya. Siapa yang menyatakan bahwa firman adalah kebenaran? Yaitu gereja itu sendiri buka orang dunia atau kekaisaran romawi. Itu di yakinkan oleh iman tetapi dikarang dalam komunitas, kitab kejadia dikarang dalam bangsa Israel sehingga dikatakan kita dan perjanjian itu milik bersama. Kitab dan umat perjanjian ini adalah seperti dua mata koin yang tidak bisa dipisahkan. Roma 3:2 itulah yang dibaca dan di yakini. Mereka bukan pura-pura punya iman di dalam kita suci. Alkitab adalah memang firman Allah tetapi kitab yang disaksikan atau yang dibenarkan oleh gereja jadi kitab dan gereja tidak bisa dipisahkan.
Kitab itu ditulis untuk menyempurnakan diri dan memberikan kesaksian pada dunia. Perjanjian baru bukan hanya kita komunitas yang hanya milik tertentu tapi PB itu untuk semua dunia. Alkita milik gereja sehingga disini kalau itu milik gereja sehingga orang-orang yang tidak percaya tidak punya hak untuk menafsirkan Alkitab. Walaupun kitabnya banyak namun hanya satu yaitu Alkitab. Yaitu cerita tentang karya Allah yang besar bagi manusia tentu semuanya di mulai dari awal kej 1:1. Wahyu 22:20 pada mulanya dan pada akhirnya itu satu kesatuan dari kej-wahyu dan ini kita sejarah. Tapi cerita ini punya tujuan, apa tujuannya? Yaitu mengalami teosis. Waktu kita belajar dalam PL itu tidak bisa terpisah
Ibrani 1:1 dia memimpin bangsa dan umatnya, yaitu bangsa Israel, waktu Allah menyatakan diri ada tahapnya. Bagi gereja yang meilhat Pl itu mereka melihat bahwa sama dengan perjanjian baru, ada 4 kitab injil tetapi isinya sama.
Allah mewahyukan diriNya dalam sejarah. Yoh 1:18. Didalam alkitab itu kita menemukan apa? Allah yang masuk dalam sejah itu artinya dia punya hubungan yang intim dengan manusia dan Allah dengan manusia. Inkarnasi. Allahmanyatakan dirinya dengan manusia Respons manusia menjadi satu dengan manusia dan Anak Allah itu. ini adalah dialog dengan Allah dengan manusia
Di ispirasi oleh Allah dan kalau ada ispirasi tentunya mampu untuk menyampaikan. Itulah sesuatu yang misteri memang tidak bisa dimengerti, dan ketidak pengertian manusia itu adalah yang tidak mudah dipahami namun tetap berjalan. Allah dan manusia bertemu dan hal ini tidak bisa di mengerti sama dengan fisik yang bertambah setiap hari. Apa yang sudah Allah nyatakan sudah di catat dengan baik dan tepat didalam bahasa manusia. Semua kebenaran itu terakomodasi didalam bahasa manusia. Ada yang mengatakan bahwa alkitab itu tidak mudah dipahami karna seperti hal yang misteri. Karena Allah manyatakan dirinya dalam bahasa manusia akhirnya bahasa manusia adalah sesuatu yang mendalam dan itu yang dimaksud dengan eksegesis. Teksnya bisa dilihat, tapi teks itu sendiri didalamnya ada spirit. Allah menghembuskan nafasnya di dalam manusia makanya kita manusia bisa mengatakan ini dan sebagainya.
1 Yohanes 1 sekarang teologi itu adalah respon kita kepada Kristus tetapi apa yang dicatat itu telah selesai. Teologi itu akan terus menerus mencul. Namun yang terpenting adalah teologi itu kembali kepada pewahyuan Allah itu sendiri. Selalu ada penafsiran manusia didalam alkitab itu sendiri makanya alkitab itu selalu tafsirkan bermacam-macam. Namun kita bisa pilih apakah yang dari awal yang mendekati ataukah yang lebih jauh.
“Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya!” Mazmur 103: 2
Hari Minggu ini bagi sebagian orang adalah hari yang istimewa karena mereka yang mempunyai pasangan atau teman baik mendapat kesempatan untuk saling menyatakan rasa terimakasih dan rasa sayang. Terlepas dari pro dan kontra dalam hal merayakan hari Valentine, adalah baik jika orang Kristen bisa menyatakan penghargaan kepada mereka yang dikasihi. Dalam kesempatan seperti ini, mungkin orang juga diingatkan untuk mengucapkan terimakasih atas segala apa yang baik yang sudah mereka terima.
Jika mengucapkan “terima kasih” adalah salah satu kebiasaan antar manusia, bagaimana pula dengan kebiasaan yang ada antara umat Kristen dan Tuhan? Apakah mereka selalu bisa bersyukur kepada Tuhan dan memuji Dia karena berkat penyertaanNya setiap hari? Belum tentu! Jika keadaan memang bisa dinikmati dan semua berjalan baik, itu memang tidak sukar. Tetapi, ketika suasana menjadi kurang baik dan hidup terasa hampa atau badan terasa kurang sehat, mungkin hanya mulut yang bisa memuji Dia, sedangkan hati dan pikiran mungkin terasa terbeban berat.
Ayat diatas adalah Mazmur Daud yang sangat terkenal. Malahan, seluruh pasal 103 berisi pujian kepada Tuhan, dan diberi judul ” Pujilah Tuhan hai jiwaku” atau “Blessed the Lord, O my soul“. Dalam 22 ayat yang ada, kita bisa membaca mengapa Daud memuji Tuhan. Bagi Raja Daud, Tuhan adalah Tuhan yang maha kasih dan maha setia kepada umatNya. Karena Tuhan sudah lebih dulu mengasihi Daud, Mazmur ini ditulis sebagai pernyataan terima kasih Daud kepada Tuhan.
Mazmur 103 begitu mengesankan sehingga dituangkan kedalam beberapa lagu gereja. Bagi setiap orang yang menyanyikan lagi pujian semacam itu, rasa syukur kepada Tuhan seharusnya benar-benar ada, sekalipun karena berbagai sebab yang berlainan. Mungkin ada orang yang bernyanyi karena adanya berbagai berkat seperti kesehatan, keluarga, pekerjaan dan semacamnya, tetapi tentu ada juga yang hanya bisa bernyanyi tanpa bisa menghayati maknanya.
Memang jika hidup ini berjalan lancar dan mulus, mengucapkan terima kasih dengan mulut kita kepada Tuhan tidaklah sukar, karena itulah yang sepantasnya. Tetapi, jika apa yang kita alami di saat pandemi ini adalah penderitaan, mungkin sulit bagi kita untuk bisa benar-benar bersyukur kepada Tuhan. Bersyukur untuk apa? Bagaimana kita bisa bersyukur?
Mazmur 103 sebenarnya bukan hanya berisi pujian karena Tuhan yang memberkati anak-anakNya, tetapi juga rasa syukur kepada Tuhan karena Ia tahu bahwa manusia adalah debu, yang hari-harinya seperti rumput, seperti bunga di padang yang berkembang indah pada satu saat, tetapi hancur jika diterpa angin kehidupan (ayat 14. – 16). Daud bersyukur dengan sepenuh hati bahwa Tuhan sepenuhnya bisa mengerti penderitaan manusia. Karena itu, Daud bisa bersyukur kepada Tuhan dalam suka maupun duka.
Hari ini kita mungkin ingin bersyukur kepada Tuhan, tetapi barangkali apa yang ada di mulut kita berbeda dengan apa yang ada didalam hati dan jiwa kita. Bahwa dengan mulut kita bisa mengucapkan terima kasih kepada Tuhan karena sudah kita sudah terbiasa, tetapi hati dan jiwa kita yang mengalami kepedihan yang besar, mungkin belum bisa dengan sepenuhnya memuji Tuhan.
Daud menulis bahwa Tuhan adalah seperti seorang bapa yang sayang kepada anak-anaknya dalam keadaan apa pun. Kasih setia Tuhan akan selama-lamanya dicurahkan atas kita yang takut akan Dia, dan yang berpegang pada janjiNya dan yang ingat untuk melakukan firmanNya. Tuhan yang sudah menyelamatkan kita adalah Tuhan yang senantiasa menyertai kita!
Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.” Mazmur 103: 13